OJK Janji Fasilitasi Aduan Klaim Asuransi

141

PONOROGO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri angkat bicara. Mereka mendorong para nasabah yang klaim polis asuransinya belum terbayar oleh PT Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera untuk melapor. ‘’Kami akan memfasilitasi setiap aduan konsumen AJB Bumiputera,’’ janji Kepala OJK Kediri Bambang Supriyanto saat dikonfirmasi Radar Ponorogo kemarin (21/2).

Bambang telah mendengar adanya persoalan yang membelit para nasabah Bumiputera di Ponorogo. Seperti terungkap dalam hearing DPRD dengan Bumiputera, Senin (18/2). Dana nasabah di Bumi Reyog yang belum dicairkan ditaksir mencapai Rp 10 miliar. ‘’Setiap aduan akan kami tindak lanjuti,’’ tegasnya.

Lantas, bagaimana sebenarnya kondisi di internal Bumiputera? Bambang mengakui bila PT AJB Bumiputera sedang limbung. Saat ini, asuransi tertua di Indonesia itu pun dalam pembinaan OJK. Upaya penyehatan terus dilangsungkan sejak tahun lalu. ‘’Sampai aktivitas bisnisnya berangsur pulih,’’ terangnya.

Bambang juga meminta nasabah tidak putus asa dan kehilangan kepercayaan kepada Bumiputera. Bagaimanapun, PT AJB Bumiputera bagian dari sistem keuangan di Indonesia. ‘’Kami akan melakukan langkah-langkah agar kondisi sektor perasuransian selalu kondusif,’’ imbuh Bambang.

Sampai kini, DPRD Ponorogo tetap berencana ngeluruk PT AJB Bumiputera pusat di Jakarta. Juga, melaporkannya ke OJK. Miliaran rupiah duit nasabah yang macet itu harus diselamatkan. ‘’Itu semua hak para nasabah,’’ kata Wakil Ketua DPRD Miseri Efendi.

Sampai kini, Miseri baru mendapati laporan pencairan klaim baru satu nasabah. Itu pun setelah nasabah yang bersangkutan mengadukan langsung ke DPRD Ponorogo. Saat diajak hearing, pucuk pimpinan PT AJB Ponorogo tak bisa memberi penjelasan mendalam. ‘’Kami butuh jawaban konkret,’’ ujarnya. (naz/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here