ODGJ Dipasung Tersisa 8 Orang

41

CARUBAN, Jawa Pos Radar Caruban – Setiap tahun jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dipasung menurun. Padahal, angkanya dalam kurun waktu tiga tahun sebanyak 67 orang. ’’Sudah berkurang drastis, tinggal 8 orang,’’ kata anggota Tim Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kementerian Sosial Fatkurahman.

Fatkur mengatakan, pusat sudah memberikan arahan terkait program sosial pemberian hak bagi ODGJ. Mengingat beberapa tahun sebelumnya banyak ODGJ yang tidak mendapatkan perhatian khusus yang dilakukan semua elemen. Sehingga dengan adanya program ini diharapkan pengentasan ODGJ bisa sesuai harapan. ’’Pendataan tupoksinya dari dinas kesehatan, kalau kita fokus pada tindak lanjut rehabilitasi,’’ terangnya.

Fatkur mengungkapkan bahwa tindakan pemasungan bukan langkah yang tepat bagi keluarga maupun orang terdekat dari sebagian ODGJ. Pada dasarnya mereka yang memasung ODGJ karena tidak ada indikasi untuk melaporkan kepada pihak yang berwajib dalam dinsos. Mengingat untuk penyembuhan ODGJ tidak seharusnya dilakukan pasung. ’’Satu-satunya obat yang tepat adalah pendampingan dan support dari keluarga terdekat,’’ ujarnya.

Kabid Rehabilitasi Dinas Sosial Kabupaten Madiun Tatuk Mahmawati menegaskan bahwa instansinya serius terkait program itu. Pemasungan tidak diperbolehkan oleh pemerintah dan negara. Data terakhir, dari jumlah ODGJ yang dipasung mencapai puluhan, kini hanya delapan ODGJ. ’’Tapi akan kami data lagi. Agar tidak membahayakan harus segera rehabilitasi,’’ tekannya. (mgc/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here