MadiunPeristiwa

Obat Nyamuk Elektrik Pantik si Jago Merah, Rumah Nyaris Ludes

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Gara-gara lupa mencabut sakelar obat nyamuk elektrik, rumah Suswati di Perum Bumimas 1, Kelurahan Mojorejo, Taman, Kota Madiun, nyaris ludes dilahap si jago merah. Beruntung petugas dan warga sigap sehingga api tidak menjalar ke seluruh bagian rumah. ’’Kami dapat laporan, langsung kami terjunkan tim untuk memadamkan api,’’ kata Kepala Satpol PP Kota Madiun Sunardi Nurcahyo.

Saat kejadian, pemilik rumah sedang bekerja di kantor. Hanya ada dua penghuni. Yakni, orang tua Suswati dan pembantunya. Kejadian pukul 09.10 Jumat (26/7) itu diketahui pertama kali oleh pembantunya. Ketika itu, orang tua pemilik rumah terkejut ada api di kamar Suswati yang berada di lantai dua. ’’Langsung minta tolong, akhirnya warga gotong royong memadamkan api,’’ lanjutnya.

Api dengan cepat merambat ke kasur, lemari, dan isi kamar. Semburat warga perumahan langsung memenuhi lokasi. Warga setempat berusaha memadamkan api agar tidak merambat ke rumah yang ada di sekitarnya. Sebab, rumah-rumah saling berimpitan. ‘’Termasuk padat rumahnya,’’ ungkap Sunardi.

Beberapa menit berselang petugas tiba di lokasi. Dua unit Damkar Sentosa jenis penembak dan satu unit tangki watersupply 5 ribu liter diturunkan. Meski api telah padam, petugas tetap melakukan upaya pembasahan. Mengantisipasi api menyala kembali. ’’Tetap kami lakukan pembasahan,’’ ujarnya.

Akibat kejadian itu, kamar seisinya hangus dilahap si jago merah. Sunardi mengapresiasi langkah warga yang sigap melakukan upaya pemadaman. Sehingga api tidak menjalar ke rumah lain yang ada di sekitar lokasi. ‘’Kami berikan apresiasi warga yang sigap dan segera melaporkan kejadian itu petugas,’’ tuturnya.

Dia menjelaskan bahwa penyebab kebakaran bersumber dari obat nyamuk elektrik yang lupa dicabut dari stopkontak. Obat nyamuk elektrik itu dibiarkan menyala selama dua hari. Diduga panas yang berlebihan menimbulkan korsleting listrik. Hingga percikan api menyambar ke isi kamar. ‘’Penyebab berasal dari obat nyamuk elektrik yang lupa dicabut selama dua hari,’’ terangnya.

Belakangan diketahui pemilik rumah merupakan pegawai RSUP Soedono Kota Madiun. Atas kejadian itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh warga agar mencabut seluruh peralatan yang bersumber dari listrik ketika meninggalkan rumah. Sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. ‘’Jangan sampai meninggalkan rumah, kompor gas masih menyala, atau peralatan masih tersambung dengan listrik,’’ ucapnya. (mg7/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close