Nyambi Bisnis Pernik Nikah

56

HARI makin larut saat Rizki Diah Emelia sibuk merangkai bahan-bahan seserahan manten. Namun, alih-alih berhenti, gadis itu memilih meneruskan garapannya. ‘’Kalau sudah keasyikan sampai lupa waktu. Biasanya setelah orang tua menegur baru berhenti,’’ ujar Rizki.

Sudah lebih dari dua tahun Rizki menekuni usaha pernak-pernik pernikahan. Mulai mahar, hantaran, buket bunga, hingga suvenir. Pegawai PT INKA asal Desa Klagenserut, Jiwan, Kabupaten Madiun, ini memulai bisnisnya saat masih kuliah di Politeknik Negeri Madiun. ’’Karena kebetulan disuruh praktik berbisnis waktu kuliah di semester akhir,’’ ungkapnya.

Dia sebenarnya tak terlalu memiliki niat membuka bisnis. Awalnya bisnisnya murni karena hanya ingin memenuhi mata kuliah saja. Namun akhirnya justru suka. Sehingga, dia baru benar–benar mau menekui usaha yang sudah dirintisnya. ‘’Sempat tidak percaya diri, tapi tetap lanjut,’’ ungkapnya.

Rizki sempat hampir putus asa. Sebab tiga bulan pertama tidak ada orderan sama sekali. Bahkan, kala itu sempat tebersit di benaknya hendak menutup usahanya. ’’Tapi, teman-teman beri saran untuk lanjut terus, ortu juga sudah mendukung penuh’’ kenangnya.

Dia lantas melirik media sosial (medsos) untuk mempromosikan produk-produk hasil karyanya. Barulah orderan datang. Dari awalnya hanya wilayah Madiun, lambat laun merambah daerah tetangga. Bahkan, sempat ada pemesan dari Jogjakarta. ’’Waktu itu pesan mahar,’’ katanya.

Keterampilan Rizki membuat pernak-pernik pernikahan diperoleh secara otodidak. Yakni, dengan rajin mempelajari tutorial di internet. Setelah melalui serangkaian eksperimen, dia akhirnya memberanikan diri untuk mengomersilkan karyanya. ’’Di-upload di medsos,’’ imbuhnya.

Keputusan Rizki nyambi bisnis pernak-pernik pernikahan awalnya tidak mendapat restu orang tua. Namun, akhirnya dia berhasil meyakinkannya. Bahkan, kini tak jarang orang tuanya membantu saat Rizki kebanjiran order. ’’Saya juga buka toko online khusus busana wanita. Kebetulan teman ada yang bantu,’’ pungkasnya. (mg4/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here