Ponorogo

Normal Baru Gebyak Reyog

Untuk Sementara Satu Reyog Per Kecamatan

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Sektor normal baru di Ponorogo diperluas. Terbaru, pemkab setempat mencanangkan gebyak reyog serentak setiap tanggal 11. Sejumlah penyesuaian dilakukan demi pencegahan Covid-19. ‘’Tentu dengan sejumlah kebiasaan baru yang harus diterapkan,’’ kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Selain gebyak reyog, tempat ibadah dan objek wisata religi sudah lebih dulu menerapkan kebiasaan normal baru di Ponorogo. Aturan baru gebyak reyog dibatasi hanya satu pertunjukan reyog per kecamatan. Pun wajib digelar tertutup untuk mengontrol jumlah penonton. ‘’Supaya tidak terjadi kerumunan. Jadi, jaga jarak tetap harus diutamakan,’’ ujarnya.

Penyelenggara juga wajib mematuhi sejumlah hal lain. Yakni, menyediakan fasilitas cuci tangan dan mengatur tempat duduk penonton agar tetap mematuhi physical distancing. Para penari maupun pengrawit juga diwajibkan menggunakan masker atau face shield.

Pemkab, lanjut bupati, akan terus melakukan evaluasi. Jika situasi membaik, bukan tidak mungkin jumlah pertunjukan per kecamatan ditambah. Pun berlaku pula sebaliknya. ‘’Jika situasinya membaik, satu kecamatan bisa tiga reyog. Tapi, semua tergantung peran serta masyarakat dalam mematuhi protokol pencegahan Covid-19,’’ tegas Ipong. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close