Madiun

Nongkrong Jalan Pahlawan, Nyaris Tak Bisa Pulang

9 Rapid Test Dadakan, 20 Bersihkan Pedestrian

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sembilan warga nyaris tak bisa pulang ke rumahnya. Tiga pengendara, satu dari Surabaya dan dua dari Magetan yang menyempatkan nongkrong di Pahlawan Street Center (PSC) berserta enam pekerja Inul Vista. Beruntung, saat rapid test dadakan di depan balai kota seluruhnya dinyatakan nonreaktif.

Penindakan protokol kesehatan Senin malam (31/8) tak berhenti di situ saja. Tak kurang dari 20 warga dihukum menyemproti kursi dan meja di sepanjang pedestrian. Gara-gara kepergok tak mengenakan masker. ‘’Ketegasan diperlukan untuk menurunkan angka penularan,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi yang memimpin langsung penertiban protokol kesehatan tersebut.

Kemarin malam, pemkot turut menyosialisasikan jam malam. Seluruh aktivitas warga dibatasi hingga pukul 22.00. Pembatasan ini berlaku bagi seluruh sektor. Terutama aktivitas yang menimbulkan kerumunan seperti di alun-alun Madiun, Lapangan Gulun, dan lain sebagainya. Seluruh pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya diberi kebebasan berdagang hingga larut malam diminta menyesuaikan aturan terbaru ini dengan menghentikan aktivitas sesuai jam yang telah ditentukan. ‘’Lampu di Jalan Pahlawan akan kami matikan pukul 21.00 dan jalannya ditutup pukul 22.00,’’ terangnya.

Peringatan jam malam juga diberlakukan bagi anak di usia sekolah. Pemkot bakal mengerahkan langsung gerakan disiplin siswa untuk ikut berpatroli dalam mengawasi pemberlakuan setiap malam. ‘’Kalau ada siswa yang masih keluyuran melebihi batas jam malam, akan kami jaring,’’ tegasnya.

Maidi juga mewanti seluruh tempat hiburan malam (THM) agar tidak menyepelekan protokol kesehatan. Seluruh pekerja dan tamu dari luar kota wajib menunjukkan surat bebas Covid -19. ‘’THM dan kafe yang tidak mempunyai bukti rapid test akan kami tutup,’’ ujarnya. (mg3/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close