Nihil Pengajuan Ganti Agama

61

PACITAN – Diperkirakan penganut kepercayaan ada di Pacitan. Meski begitu, permintaan perubahan status agama di e-KTP nihil. Hingga kemarin (28/2) tak ada satu pun pengajuan untuk mengubah isi kolom status tersebut di dinas kependudukan dan catatan sipil (disdukcapil) setempat. ‘’Sebenarnya berdasarkan data di kebudayaan ada aliran kepercayaan,’’ kata Kasi Pindah Datang dan Pendataan Penduduk Disdukcapil Pacitan Gatot Tri.

Menurut Gatot, pihaknya telah siap bila sewaktu-waktu terdapat permintaan tersebut. Pun aplikasi sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) versi 7 yang digunakan diddukcapil telah ditambahi kolom kepercayaan. Bila ada pengajuan, petugas bakal mengganti kolom agama sebelumnya menjadi aliran kepercayaan. ‘’Tinggal mengisi setelah kolom agama, jadi agamanya tetap dan lainnya diisi aliran kepercayaan,’’ terangnya.

Untuk mengajukan perubahan, harus disertai bukti aliran yang dianut. Sebelum mengganti e-KTP, kartu keluarga (KK) wajib diubah lebih dulu. Sebab, kedua berkas administrasi kependudukan tersebut wajib dan tak boleh ada perbedaan. ‘’Cetaknya (e-KTP, Red) berdasarkan KK, kalau KK-nya salah, e-KTP pasti juga salah,’’ jelas Gatot.

Dia menambahkan enam agama sebelumya telah dipatenkan dalam e-KTP. Di Pacitan mayoritas tiga agama. Yakni, Islam, Kristen serta Katolik. Meski sempat muncul 70 penganut agama Kong Hu Cu, namun dipastikan data tersebut salah saat input data 2010 silam. Sebab, telah ditelurusi langsung di by name by address. ‘’Setelah dicek di lapangan ternyata gak ada, mungkin salah pencet,’’ duganya.

Terkait pengajuan perubahan status tersebut diserahkan pada pribadi masing-masing. Namun, pihaknya bakal melayani bilamana sewaktu-waktu dibutuhkan. Dia meyakini para penganut kepercayaan masih menggunakan satu dari tiga agama mayoritas di Pacitan. ‘’Kenyataan di lapangan mungkin ada, walaupun di database kami tak ada,’’ pungkas Gatot. (mg6/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here