Ngawi FC Pilih Main Daripada Kena Sanksi

65

NGAWI – Ancaman sanksi pembekuan dari Asprov PSSI Jatim membuat keder kubu Ngawi FC. Untuk menghindari hukuman itu, manajemen memastikan pada misim ini mereka ikut berpartisipasi pada Liga 3 Jatim. Meskipun dengan modal yang pas-pasan. ‘’Sudah dapat peringatan dari Apsrov. Makanya, mau tidak mau harus ikut tahun ini,’’ kata Gembong Pranowo, salah seorang pengurus Ngawi FC.

Terakhir Ngawi FC aktif berkompetisi pada musim 2017 lalu. Setelah itu mereka selalu absen. Bahkan, manajemen masih ragu terkait persiapan tim dalam menyambut musim baru 2019. Termasuk berbicara tentang target tim. ‘’Tapi, saya sebagai orang tua sekaligus pengurus pasti akan bekerja maksimal,’’ ujarnya.

Soal target, menurutnya, bakal linear dengan anggaran yang digelontorkan oleh pihak Askab PSSI Ngawi. Namun, Gembong enggan membeberkan berapa kebutuhan anggaran untuk operasional tim. ‘’Kami belum bisa menyebutkannya, karena lawan-lawan yang akan dihadapi siapa kan juga belum tahu,’’ terangnya.

Yang jelas, kata dia, calon lawan tanding sangat berpengaruh terhadap finansial. ‘’Iya kalau dapatnya klub-klub daerah tetangga, bisa lebih efisien. Tapi, kalau lawannya dari Surabaya, Sidoarjo dan sebagainya pasti butuh biaya lebih besar,’’ ungkapnya. (tif/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here