AdvertorialMadiun

New Normal, RSUD Kota Madiun Siap Berikan Pelayanan Terbaik

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Hari Jadi Kota Madiun ke 102 menjadi momentum awal penerapan tatanan normal baru layanan kesehatan di RSUD Kota Madiun. Sabtu (20/6), seluruh layanan kesehatan dibuka kembali dengan menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19.

Wali Kota Madiun Maidi mengumumkan RSUD Kota Madiun siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan semangat Hari Jadi Kota Madiun ke 102 serta menyambut new normal, pelayanan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. ‘’Cuci tangan, pakai masker, jaga jarak aman, terapkan pola hidup bersih dan sehat. Semoga Kota Madiun menjadi zona hijau,’’ kata Maidi dalam keterangan resminya, Jumat (19/6).

Direktur RSUD Kota Madiun dr. Agus Nurwahyudi membeberkan pandemi Covid-19 berdampak terhadap penurunan kunjungan pasien. Pasien rawat inap turun hingga 50 persen. Sedangkan pasien rawat jalan turun sekitar 25 persen. Sejak dibukanya kembali layanan per awal Juni lalu, jumlah kunjungan berangsur pulih. ‘’Sudah tidak ada pembatasan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan di rumah sakit kami,’’ kata Agus.

Dalam tatanan normal baru, seluruh pelayanan memperhatikan protokol kesehatan. Skrining pengunjung dilakukan petugas yang mengenakan alat pelindung diri (APD). Serta merekatkan stiker i am cool sebagai tanda lolos skrining di pintu masuk. ‘’Ini wujud komitmen kami dalam meningkatkan pelayanan,’’ lanjutnya.

Pun, ruang tunggu didesain dengan mematuhi jaga jarak aman. Meja pelayanan juga dilengkapi dengan pelindung transparan. Seluruh protokol dijalankan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. ‘’Seluruh petugas mengenakan APD sesuai level tugasnya masing-masing,’’ ungkapnya.

Jika sebelumnya operasi hanya dilakukan berdasarkan tingkat kegawatdaruratan pasien, di era tatanan kehidupan baru ini seluruh layanan operasi kembali berjalan normal. Rumah sakit milik Pemkot Madiun ini tetap melakukan  tes skrining terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan operasi yang terencana. ‘’Kami punya ruang operasi khusus (OK) untuk menangani pasien yang terindikasi Covid-19,’’ sambungnya.

Sejauh ini, RSUD Kota Madiun telah menangani lima pasien terindikasi Covid-19 yang membutuhkan tindakan operasi. Ruang operasi didesain khusus bertekanan negatif untuk mengurangi risiko penyebaran virus. Pasien yang ditangani sebelumnya telah dinyatakan non reaktif berdasarkan hasil rapid test yang dilakukan. Dalam waktu dekat, RSUD Kota Madiun juga melangsungkan rapid test. Tak kurang dari 587 karyawan dan tenaga medis yang akan mengikutiya. ‘’Kalau negatif kami kami tindaklanjuti operasi di sini. Kalau positif kami antar ke rumah sakit rujukan,’’ jelas Agus.

Dari empat pilar kesehatan (lingkungan, perilaku, pelayanan dan keturunan), pilar kesehatan lingkungan yang berandil besar dalam penerapan tatanan normal baru. ‘’Semoga di hari jadi ini, semua berkomitmen meningkatkan kesehatan, dari perorangan, keluarga, hingga masyarakat,’’ pungkasnya. (kid/adv/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close