Nenek Tewas Mengambang di Dam Omdo

46

MAGETAN – Derap langkah Muhammad Nur dan Sandi saat melintas di Dam Omdo seketika terhenti. Warga Desa Kuwon, Karas itu kaget bukan kepalang saat mendapati ada jasad seorang perempuan tua mengambang di sungai. Tanpa pikir panjang Nur kemudian melaporkan temuannya tersebut ke pemerintah desa (pemdes) setempat lalu diteruskan ke Polres Magetan.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), jasad itu diketahui bernama Paniem. Perempuan berusia 70 tahun itu dikenal warga sebagai buruh tani dan sudah pikun. Seperti sering pergi tanpa pamit keluarganya.

Kasatreskrim Polres Magetan AKP Sukatni mengatakan, sebelum ditemukan meninggal dunia mengambang di sungai, korban terakhir terlihat pada Minggu (14/4) sekitar pukul 17.00. Saat itu, Painem yang sudah sepuh usai dimandikan oleh anaknya pergi meninggalkan rumah tanpa pamit.

Pihak keluarga yang mendapati kenyataan itu berusaha mencari Painem. Namun, sampai larut malam tak kunjung ditemukan. ‘’Korban ditemukan sudah meninggal dunia mengambang di atas sungai,’’ katanya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Sukatni memastikan tidak ada bekas luka penganiayaan di tubuh korban. Sebaliknya, dia menduga korban meninggal karena terpeleset saat berusaha menyeberangi sungai. ‘’Korban murni meninggal akibat tenggelam,’’ ungkapnya.

Pihak keluarga kemudian memutuskan untuk langsung memakamkan korban. Polisi tidak sampai melakukan otopsi. (mgc/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here