Nenek Pikun Tewas Tercebur Sumur

17

PONOROGO – Intuisi Julaikah, 45, berfungsi sesaat sebelum mendapati Sukatin tidak bernyawa di dalam sumur. Perempuan itu curiga dengan lubang sedalam tujuh meter di depan rumah neneknya di Jalan Muria, Kelurahan Bangunsari, Ponorogo, pukul 06.00 kemarin (15/4). Setelah berjam-jam nihil hasil mencari keberadaan nenek 94 tahun itu sejak didapati hilang dari rumah pukul 03.00. ‘’Julaikah spontan menengok yang ternyata benar ada Sukatin di bawah sumur,’’ kata Sunaryadi, warga setempat.

Nenek Julaikah itu memang sudah pikun. Dia sering keluar rumah tanpa tujuan ketika malam. Bahkan lupa jalan pulang. Namun, biasanya langsung bisa ditemukan oleh keluarganya setelah mencari berkeliling lingkungan. Namun, pagi itu tidak seperti biasanya. Sukatin tidak ditemukan meski sudah dicari ke tempat-tempat yang sering dikunjungi bersama anggota keluarga lain. Nenek itu diduga tewas karena kekurangan oksigen di dalam sumur berair dangkal itu. ‘’Julaikah berteriak histeris dan selanjutnya laporan ke saya,’’ ujarnya.

Petugas gabungan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), TNI, dan Polri mengevakuasi Sukatin selama 10 menit. Jasadnya yang sudah kaku langsung dibawa ke kamar mayat rumah sakit setempat.

Kapolsek Ponorogo Iptu Suroso menyebut, hasil visum luar didapati sejumlah luka. Di antaranya lebam di bagian kepala dan dislokasi di bahu kanan. Dia menduga luka tersebut akibat terbentur dinding sumur. Selain luka tersebut, pihaknya tidak menemukan sesuatu janggal yang mengarah pada penganiayaan. ‘’Korban diduga jatuh terpeleset ketika berada di dekat sumur,’’ ucapnya. (mg7/cor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here