KriminalitasPacitan

Nelayan Wawaran Gerebek Delapan Bocah Pencuri BBM

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Terungkap sudah penyebab sering raibnya bahan bakar minyak (BBM) premium di gudang penyimpanan Pantai Wawaran, Pacitan. Hilangnya bahan bakar yang sempat membuat para nelayan di Desa Sidomulyo, Kebonagung, resah itu diduga dicuri komplotan anak bau kencur.

Minggu dini hari (13/10) delapan remaja di bawah usia 18 tahun diringkus warga setempat. Kelompok itu berasal dari dua kecamatan. Yakni, Rak, 14; Zul, 14; dan Wah, 15, asal Kecamatan Kebonagung. Juga Yan, 16; Vin, 16; Ram, 15; Dar, 14; dan Rik, 15, dari Pacitan. ‘’Motif dan modus masih penyelidikan,’’ kata Kasat Reskrim Polres Pacitan AKP Imam Buchori kemarin.

Aksi pencurian delapan bandit itu sekitar pukul 01.30. Rak, Zul, Wah, Yan, Vin, dan Ram ditangkap saat itu juga di lokasi. Sedangkan Dar dan Rik dibekuk lima jam berselang di hutan desa setempat. Keduanya berhasil kabur dari kepungan petugas dan warga. Selain mengamankan pelaku di mapolres, polisi juga panen barang bukti (BB). Yakni, tiga buah jeriken berbeda ukuran terisi sekitar lima liter premium. Juga empat buah handphone dan empat unit motor milik pelaku. ‘’Pelaku masih diperiksa unit PPA (perlindungan perempuan dan anak, Red),’’ ujarnya.

Kapolsek Kebonagung Iptu Joni Sumargo menambahkan, aksi panjang tangan dipergoki salah seorang nelayan. Melihat gerombolan remaja mencurigakan di dekat pantai saat tengah malam, nelayan itu lantas menginformasikan ke warga lainnya. Penggerebekan dilakukan ketika gerombolan masuk dalam gudang. ‘’Sebelumnya dipantau,’’ ungkapnya.

Joni menyebut, enam pelaku yang berhasil tertangkap lebih awal lantas diikat. Sedangkan dua pelaku lainnya lari terbirit-birit menuju hutan. Keduanya ditangkap sekitar pukul 07.30 setelah dilakukan pengepungan. ‘’Setelah dilaporkan, langsung dibawa ke polsek,’’ katanya.

Warga sempat merusak empat motor milik pelaku. Warga lain yang mengetahui kabar penangkapan langsung mendatangi mapolsek. Itu dilakukan karena telanjur geram. Warga resah karena belakangan ini BBM di gudang kerap hilang. Situasi itu sempat membuat panas. Para nelayan saling tuding. ‘’Kami minta backup pengamanan dari polres untuk menghindari amuk massa,’’ ujarnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
close
PENGUMUMAN
Close