Madiun

Napi Layaran Wajib Dipisahkan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Setiap napi layaran diwajibkan menjalani isolasi selama 14 hari. Lapas Klas I Madiun menyiapkan satu sel khusus untuk memastikan setiap napi yang baru dipindahkan steril dari Covid-19.

Kalapas Kelas I Madiun Supriyanto mengatakan, peningkatan kewaspadaan ini menyusul adanya warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan pegawai Lapas Klas I Surabaya atau Lapas Porong yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sejak saat itu, disinfeksi ruangan digencarkan. Pun, seluruh WBP dan pegawai wajib mengenakan masker dan rutin mencuci tangan. ‘’Protokol kesehatan kami tingkatkan,’’ kata Supriyanto.

Pihaknya juga menyiagakan tenaga kesehatan (nakes). Terdiri satu dokter umum dan dokter gigi serta tiga perawat. Pun, pegawai dengan usia di atas 51 tahun diminta work from home (WfH) secara bergantian. ‘’Ini telah berjalan selama dua pekan,’’ ujarnya.

Sejak awal pandemi hingga kini jam besuk ditiadakan. Lapas hanya menyediakan layanan besuk virtual. Layanan online juga diberlakukan untuk sidang. Itu pun dari kejaksaan dan penasihat hukumnya harus dapat menunjukkan surat sehat dan pemeriksaan rapid test antibody dengan hasil nonreaktif. ‘’Sejak awal pandemi kami menerima layaran dari Lapas Klas II A Kediri dan sekitarnya, totalnya 20 napi. Saat ini total napi 940 orang,’’ sebutnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close