Napi Kasus Cabul Tewas Gantung Diri di Dalam Kamar Mandi Tahanan

503
WARGA BINAAN: Jasad Bakri saat dibopong menuju ke kamar identifikasi forensik RSUD dr Soedono oleh petugas Lapas Kelas I Madiun Minggu (2/6).

MADIUN – Seorang warga binaan pemasyarakatan alias napi Lapas Kelas I Madiun nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Minggu (2/6) siang. Napi tersebut bernama Bakri Jon, 37. Dia nekat gantung diri di dalam kamar mandi sel tahanan blok G diduga kerena depresi.

Tubuh warga Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat tersebut ditemukan tewas tergantung dengan kain selimut. Bakri pertama kali ditemukan oleh napi lapas lainnya saat akan ke kamar mandi. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke sipir lapas. Saat petugas memeriksa ke dalam kamar (sel), jenazah sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan leher dijerat sobekan kain.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madiun, Bakri diketahui menjalani masa hukuman selama delapan tahun penjara karena kasus persetubuhan anak. Sebelum ditemukan tewas, pria bertubuh tambun itu diketahui sempat curhat ke napi lainnya ingin berjumpa dengan anggota keluarganya yang ada di Padang.

Karena memang sejak di layar dari Lapas Kelas I Lowokwaru Malang pada 2016 lalu, Bakri belum pernah sama sekali dijenguk oleh keluarganya. Kondisi itu pula yang membuat pihak lapas sulit memberikan informasi terkait tewasnya Bakri.

Kasubbag Humas Polres Madiun Kota AKP Ida Royani menyatakan bakal berupaya membantu pihak lapas untuk mengomunikasikan dengan keluarga Bakri di Padang. Saat ini, jasad napi yang bakal bebas pada tahun 2023 itu dibawa ke RSUD dr Soedono. ‘’Dari hasil visum, napi tersebut murni meninggal karena bunuh diri,’’ katanya. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here