Nanang-Hardo Hengkang dari Persemag

138

MAGETAN – Di saat tim-tim lain sibuk berburu pemain, Persemag justru anteng-anteng saja. Padahal, kekuatan Laskar Macan Lawu juga tereduksi. Dua pemain pilarnya memutuskan hengkang. Hardo Dali Kusuma memutuskan pindah ke Persebangga Purbalingga. Sedangkan, Nanang Wahyudi, penyerang yang juga eks pemain Madiun Putra FC, juga keluar. ‘’Bursa transfer kan dibuka 1 Mei lalu, jadi tidak apa-apa,’’ kata Manajer Persemag Agus Tholib, Sabtu (5/5).

Tholib mengungkapkan, untuk Nanang memang memutuskan keluar. Kendati kurang tahu diterima tidaknya seleksi masuk PSIM Jogjakarta. ’’Pemberkasan keduanya sedang diproses,’’ ujarnya kepada Radar Magetan.

Dia menegaskan, manajemen bakal berusaha menambal lubang sepeninggal Hardo dan Nanang. Menurutnya, masih ada waktu untuk mencari pemain yang punya kualitas sepadan. Tenggat waktu sebulan bursa transfer dinilai lebih dari cukup. Pihaknya tengah menjalin komunikasi dengan salah seorang pemain Persipur Purwodadi. Sedangkan kebutuhan awal, yakni mencari tiga pemain tambahan pada posisi bek, tengah, dan striker masih berlangsung. ’’Pelatih yang tahu perkembangannya,’’ katanya.

Manajemen klub berjuluk Laskar Macan Lawu mengklaim tidak bisa menghalang-halangi keinginan para pemain yang ingin pindah klub. Ada dua alasannya. Pertama, memberikan kesempatan agar mereka bisa berkembang. Kedua, menyadari bila situasi dan kondisi Persemag belum bisa memberikan timbal balik. Selain urusan finansial, nama pemain bisa dikenal luas pun kecil. ’’Anak-anak kan tidak digaji. Kalaupun ada itu hanya sebagai uang lelah setelah pertandingan,’’ ujar Tholib.

Dia menyebut masih belum ada kejelasan pendanaan dari pemkab untuk Persemag. Menurutnya, bukan sebuah alasan bila ada tidaknya kucuran dana itu bergantung atas prestasi. Sebab, pihaknya meyakini jika Persemag masih bisa berbicara banyak di putaran kedua. Apalagi, sejumlah klub di grup C seperti Persibo Bojonegoro juga melakoni Piala Presiden. Energi pemain dari klub tersebut bakal lumayan terkuras unuk kompetisi tersebut. ’’Kami bisa memanfaatkannya,’’ katanya.

Sementara, Nanang ketika dikonfirmasi mengatakan seleksi PSIM tidak lolos. Meski begitu, keputusan keluar dari Persemag tetap diambil. Dia enggan mengungkap alasannya. Sedangkan Hardo meminta bertanya ke manajemen. (cor/c1/ota)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here