Nama Denny Caknan Meroket lewat Kartonyono Medot Janji

16981
BERBAKAT: Denny Caknan mulai tertarik menekuni musik saat masih berseragam SMA.

Melalui lagu Kartonyono Medot Janji yang booming di YouTube, nama Denny Caknan semakin dikenal publik. Di balik kepuasan yang dirasakannya, pemuda 24 tahun itu memendam kekecewaan tersendiri. Mengapa?

—————

DENI KURNIAWAN, Ngawi

 

Kartonyono neng Ngawi medot janji

Ambruk cagakku nuruti angen-angenmu

Sak kabehane wes tak turuti tapi malah mblenjani

Budhalo malah tak duduhi dalane

Metu kono belok kiri lurus wae

Ra usah nyawang spionmu

Sing marai ati tambah mbebani

MUSISI mana yang tidak suka jika karyanya nge-hits. Begitu juga yang dirasakan Denny Caknan sekarang ini. Lewat lagunya yang berjudul Kartonyono Medot Janji, sosok pemuda bernama asli Deni Setiawan itu pun ikut terkerek. ‘’Yang paling membuat saya senang itu ketika Ngawi menjadi banyak dikenal orang,’’ kata Denny.

Video klip Kartonyono Medot Janji diunggah ke YouTube sekitar satu bulan lalu. Namun, sudah lebih dari 8 juta kali ditonton. Saking booming-nya lagu tersebut, tak sedikit yang meng-cover-nya. ‘’Lagu dikenal banyak orang pasti senang,’’ ucap pemuda 24 tahun tersebut.

Denny sejatinya senang mengetahui lagu karyanya banyak di-cover. Namun, beberapa di antaranya malah membuatnya kecewa lantaran tidak mencantumkan identitas warga  Jalan Basuki Rahmat, Karanggeneng, Ngawi, ini.

Lagu Kartonyono Medot Janji terinspirasi keberadaan Tugu Kartonyono baru yang rampung dibangun kala itu. Sementara, aliran musiknya terilhami karya-karya maestro campursari Didi Kempot. ‘’Buatnya sambil main gitar, genjrang-genjreng. Nada-nadanya dicatat dulu, baru dicari lirik yang pas,’’ ungkapnya.

Denny terbilang sebagai sosok pencipta lagu yang cukup dikenal di Bumi Orek-Orek. Sebelum bait-bait Kartonyono Medot Janji terkumpul, enam judul berhasil dibuatnya. Tiga di antaranya ditebus pihak-pihak yang kepincut dengan enaknya nada yang masuk telinga. ‘’Yang koplo baru ini (Kartonyono Medot Janji, Red),’’ ujarnya.

Lazimnya berkarya, tak jarang Denny mengalami kebuntuan ide saat hendak menciptakan lagu. Jika sudah begitu, bungsu dua bersaudara ini memilih ngopi di warung. ‘’Kalau dipaksa malah tambah pusing,’’ ucapnya sembari menyebut bahwa mandeknya ide di kepala juga sempat mewarnai terciptanya Kartonyono Medot Janji.

Denny mulai tertarik menekuni musik saat masih duduk di bangku SMA. ‘’Dulu saya ikut paduan suara, pernah menjadi vokalis grup band sekolah juga,’’ ungkapnya. ***(isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here