Nama Baik Tercemar, Ancam Laporkan Balik

81

PACITAN– JHO melawan. Dia tidak terima laporan Heri Bahtiar yang mengatasnamakan Pembela Aspirasi Indonesia Menang Prabowo Sandi (Panen Padi) ke badan pengawas pemilu (bawaslu) atas tudingan menistakan calon presiden nomor urut 02, kemarin (28/2). Calon legislatif (caleg) DPRD Pacitan itu mengancam  bakal melaporkan balik dengan tuduhan pencemaran nama baik. ‘’Saya akan laporkan Heri Bahtiar dan kawan-kawannya terkait pencemaran nama baik yang dipublikaskan lewat media cetak ataupun elektronik. Rencananya Senin (4/3) nanti,’’ kata JHO kemarin (3/1).

JHO bakal berkomunikasi dengan Projo pusat. Itu lantaran dia Ketua Projo Pacitan. Pun tim kampanye nasional (TKN) hingga provinsi. Dia balik menuding Heri sekadar numpang kepentingan. Pasalnya rivalnya itu bukan pengurus partai atau tim kampanye. ‘’Saya khawatir Heri Bahtiar cuma numpang pasangan nomor 02. Dia bukan tim pemenangan siapa-siapa,’’ sergahnya

Dia pun membantah telah menistakan capres nomor urut 02. Menurut dia, Heri dan kawan-kawan di Penen Padi tidak bisa memaknai gambar. Menurut dia, postingan yang diunggah di salah satu media sosial WhatsApp Group (WAG) terdapat empat kotak. Terdiri dari lambang Nahdlatul Ulama (NU), Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), pasangan capres nomor urut 01 dan capres nomor urut 02. ‘’Yang merusak NKRI itu Hizbut Tahrir-nya,’’ imbuhnya.

Sedangkan foto capres nomor urut 02 kotaknya berada di bawah kotak lambang HTI yang diklaim tidak ada hubungannya. Dia berdalih tidak menyebut pasangan nomor 02 anti-NKRI. Heri pun disebut tidak konfirmasi kepada pihaknya. ‘’Kolom atas dan bawah tidak ada hubungannya. Kecuali tulisan saya menohok nomor 02 anti-NKRi. Ndak ke situ saya,’’ tuturnya.

Dia menduga laporan tersebut akibat provokasi anggota grup lainnya. Postingan tersebut disebut hoax. Selain itu, JHO kenal Heri. Bahkan heri pun kerap memojokan calonnya. Itu terjadi sudah sejak lama. Dia menyebut debat politik itu wajar.  ‘’Karena setelah itu (pemilu, Red) kan sudah,’’ tambahnya.

Hingga saat kini pihaknya belum mendapat panggilan dari Bawaslu Pacitan terkait laporan tersebut. Itu justru diketahui dari teman dan sejumlah media. Hanya dia menyayangkan kabar tersebut. ‘’Paling tidak konfirmasi ke saya. Saya dihubungilah,’’ pintanya.

Diberitakan sebelumnya, belasan anggota tim pemenangan calon presiden nomor 02 yang menamakan diri Panen Padi mendatangi sekretariat Bawaslu Pacitan kemarin (28/2). Mereka melaporkan dugaan penistaan terhadap capres di salah satu media sosial WAG. (odi/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here