Nahas! Tewas Tenggelam Saat Ambil Air Telaga Sarangan

3728
Jasad korban saat dibawa masuk ke mobil ambulans setelah dilakukan visum luar di Puskesmas Sarangan Kamis petang (13/6).

MAGETAN – Nahas menimpa Dodik Supriyo, 46. Warga asal Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun itu tewas tenggelam di Telaga Sarangan Kamis sore (13/6). Diduga korban tenggelam saat berusaha mengambil sedikit air telaga untuk dibawa pulang ke rumah.

Sebelum kejadian sejumlah saksi mata sempat mengetahui korban berjalan menuju ke bibir telaga dengan cara menuruni tangga beton di samping saluran air sisi selatan. Pengunjung dan warga yang ada di sekitar telaga awalnya tak menaruh curiga bakal terjadi peristiwa mengerikan.

Sebelum akhirnya sejumlah pengunjung objek wisata itu mendengar teriakan minta tolong seseorang dari dekat pintu air. Dendit Candra Irawan, 20, pengunjung asal Ponorogo yang saat itu berada paling dekat dengan korban coba berusaha menolong.

Tetapi setelah melihat kondisi arus air deras dirinya kemudian mengurungkan niatnya itu. ‘’Seperti pusaran begitu, jadi takut dan sebelum-sebelumnya ada cerita kebanyakan yang menolong itu ikut tenggelam. Akhirnya saya mengurungkan niat,’’ ungkapnya.

Tak berselang lama kemudian beberapa warga setempat lainnya datang membantu dengan cara melemparkan pelampung. Saya belum sampai evakuasi dilakukan tubuh Dodik Supriyo sudah hilang dari permukaan air. ‘’Sempat dilakukan pencarian oleh warga dengan menggunakan perahu,’’ ujar Dendit.

Korban baru berhasil ditemukan sekitar satu jam kemudian. Salah seorang warga mendapati tubuh korban yang sudah dalam kondisi meninggal dunia mengapung di atas permukaan air telaga. ‘’Kami lakukan evakuasi setelah mendapat laporan,’’ kata Kanit Reskrim Polsek Plaosan Iptu Sunarto.

Diduga korban terpeleset dan tidak bisa berenang sehingga akhirnya tenggelam. Selain itu, Sunarto juga membenarkan bahwa korban tenggelam saat akan mengambil sedikit air telaga dengan menggunakan wadah botol bekas air mineral. Saat berwisata ke Telaga Sarangan, korban ditemani oleh tujuh orang rombongan keluarganya. ‘’Korban sempat berjanji kepada istrinya akan membawa pulang air telaga. Karena itu, korban memberanikan diri mengambil air telaga menggunakan wadah botol bekas air mineral,’’ terang Sunarto. (mg7/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here