NgawiPeristiwa

Nahas! Lamin Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Lagi, senjata makan tuan. Jebakan tikus beraliran listrik kembali memakan korban. Kali ini giliran menimpa Lamin, 60. Warga Dusun Serut, Purwosari, Kwadungan, itu ditemukan tewas di petak semaian padi tak jauh dari rumahnya.

Lamin diduga meregang nyawa usai tersengat aliran listrik yang digunakannya menjerat tikus Minggu lalu (1/12). Hal itu dikuatkan adanya kabel di tempat kejadian perkara (TKP). Juga bekas luka bakar memanjang di telunjuk kanan dan lutut kiri korban.

Jasad Lamin kali pertama diketahui Gunawan, anak korban, sekitar pukul 06.00 Senin (2/12). Awalnya pria 38 tahun itu mendapati motor milik ayahnya terparkir di tepi sawah tak jauh dari TKP. Namun, Gunawan tidak melihat keberadaan Lamin.

Gunawan lantas berinisiatif mendatangi tempat semaian padi yang biasa dijaga ayahnya. Matanya terbelalak saat mendapati Lamin terbujur kaku dengan posisi terkurap di tepi pematang sawah. ‘’Waktu itu belum banyak yang datang ke sawah karena masih pagi,’’ ujar Suyono, salah seorang warga setempat.

Sebelum mengevakuasi korban dari petak semaian, Gunawan sengaja mencari sumber listrik di lokasi tersebut untuk dimatikan. ‘’Katanya, saat didekati tubuhnya (Lamin) masih hangat, lalu dia (Gunawan, Red) teriak minta tolong,’’ papar Yono.

Korban sempat dirujuk ke RS Widodo Ngawi. Namun, oleh petugas medis dinyatakan telah meninggal. Hasil pemeriksaan, Lamin diduga tewas beberapa jam sebelum ditemukan. ‘’Sejak beberapa pekan terakhir di persawahan itu memang banyak tikus,’’ ungkapnya.

Petugas polsek setempat yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya, kawat sepanjang 15 meter dan empat potong kabel masing-masing lima meter. Sebuah MCB kecil di gubuk turut dibawa petugas. ‘’Benar, ada (petani tewas diduga tersengat listrik jebakan tikus),’’ kata Kapolsek Kwadungan Iptu Sunarjiati. (gen/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close