Nahas! Kepleset, Lansia Tewas Kecemplung Sumur

57
DRAMATIS: Petugas BPBD Magetan saat mengevakuasi jasad Sumirah dari dasar sumur sedalam 5 meter di Desa Selopanggung, Ngariboyo kemarin (12/6).

MAGETAN – Nahas menimpa Sumirah, nenek berusia 65 tahun. Warga yang bertempat tinggal di Desa Selopanggung, Ngariboyo, itu tewas tercemplung ke sumur sedalam 5 meter Rabu siang (12/6).

Kepala Pelaksana BPBD Magetan Ari Budi Santoso menduga korban tercebur ke dasar sumur karena terpeleset. Saat itu, korban diketahui sedang memotong ranting pohon rambutan yang ada ulatnya di pekarangan belakang rumah. Posisi pohon itu berada persis di dekat sumur. ‘’Korban diduga salah berpijak tumpuan sehingga kehilangan keseimbangan sebelum kemudian tercebur ke sumur yang hanya ditutup dengan asbes dan posisinya nyaris sama rata dengan permukaan tanah,’’ terangnya kepada Jawa Pos Radar Magetan.

Tidak ada orang yang mengetahui peristiwa tersebut. Jasad Sumirah baru ditemukan selang setengah jam kemudian oleh adik korban saat mengantarkan makanan ke rumah. ‘’Posisi korban itu tinggal sendiri di rumah,’’ ujarnya.

Mendapati Sumirah berada di dasar sumur dengan posisi terlungkup, lanjut Ari, adik korban kemudian meminta bantuan kepada warga setempat. Tetapi, masyarakat tidak berani turun ke semur untuk menolong. ‘’Kami mendapatkan laporan sekitar pukul 12.00,’’ ungkapnya.

Proses evakuasi Sumirah dari dasar sumur berlangsung dramatis. Sebanyak dua petugas turun mengevakuasi tubuh renta korban dengan alat seadanya. ‘’Kondisi korban saat itu sudah dalam keadaan meninggal dunia karena kehabisan oksigen,’’ terang Ari. (mgc/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here