PacitanPeristiwa

Musim Baratan Undang Kekhawatiran Nelayan

PACITAN – Gelombang tinggi dan angin kencang masih menghantui perairan selatan di Pacitan. Gelombang setinggi dua-empat meteran cukup mengundang kekhawatiran. Meski demikian, satu-dua nelayan tak bimbang menerobos gelombang. ‘’Sekarang ini memang cuaca sedang tak bagus untuk melaut,’’ tutur Robi.

Bahkan, nelayan dari Lingkungan Teleng itu menyebut saat ini angin dari arah barat mulai berembus kencang di perairan selatan. Di kalangan nelayan, saat ini tengah memasuki musim baratan. ‘’Datangnya kali ini awal sekali. Biasanya akhir Oktober,’’ terangnya.

Cuaca yang tak bersahabat itu memang sebaiknya tak dilawan. Kencangnya embusan angin pastilah membuat gelombang tinggi. Membuat laju perahu sulit diseimbangkan. Meski begitu, tak sedikit nelayan yang nekat menerjang gelombang. Meski hasil tangkapan tak sebanding dengan risiko. ‘’Kalau saya pilih istirahat dulu,’’ tuturnya.

Biasanya, lanjut Robi, para nelayan nekat itu melaut hingga jarak 10 mil dari bibir pantai. Sebab, di bulan bahaya ini jumlah ikan cenderung lebih banyak dari biasanya. Karena itu pula, nelayan biasa mengagendakan musim tangkapan sedari April hingga Oktober mendatang. ‘’Di bulan-bulan ini, bisa membawa puluhan ton ikan. Tangkapannya setara nelayan besar,’’ ungkapnya.

Beda cerita dengan nelayan berskala besar yang biasa melaut dengan perahu raksasa berkapasitas lebih dari 30 GT. Selain mampu bertahan dari terjangan gelombang, daya jelajahnya bisa ratusan mil. ‘’Tapi, kalau sudah kena badai dampaknya sama saja,’’ imbuhnya.

Di hari baik dengan cuaca buruk ini, banyak nelayan beralih tangkapan udang rebon dan teri. Pasalnya, kedua jenis ikan itu mudah didapati saat malam hari dengan peralatan lebih sederhana. Penyisirannya pun cukup di bibir pantai saja. ‘’Tapi kalau gelombang sedang tinggi-tingginya tetap harus hati-hati,’’ katanya.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan Pujono memperkirakan tinggi gelombang dan angin kencang bakal berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Dia pun mengimbau seluruh nelayan agar lebih waspada saat melaut. Karakteristik perairan Pacitan yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia itu sulit ditebak. ‘’Kalaupun harus melaut, pastikan lengkapi dengan alat keselamatan,’’ pesannya. (mg6/c1/fin)

 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close