MagetanPeristiwa

Mr X Sempat Dianiaya sebelum Dibuang di Jurang Cemorosewu

‘’Saat ini (pelaku) masih dalam proses penyelidikan oleh anggota dari Polda DIJ.’’ Kapolres Magetan AKBP Muhammad Rifai

MAGETAN – Identitas mayat Mr X yang ditemukan di jurang Cemorosewu pada Jumat lalu (12/7) mulai terkuak. Korban diduga merupakan warga negara asing (WNA) Timor Leste yang kuliah di Jogjakarta.

Kapolres Magetan AKBP Muhammad Rifai mengatakan, hasil penyelidikan sementara, jasad itu diduga bernama Joao Bosco Baptista Colo Batan. Usianya 21 tahun. Korban diketahui merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Jogjakarta. ‘’Diketahui dari ciri-ciri pakaian yang dikenakan,’’ katanya kepada awak media Selasa (16/7).

Rifai mengungkapkan, saat ditemukan oleh warga sekitar lima hari lalu, tubuh korban terbungkus seprai bermotif Winnie the Pooh. Memakai celana pendek dan jaket berwarna hitam serta terdapat luka di bagian kaki. Wajah korban sudah tidak dapat dikenali. Kuat dugaan sudah meninggal sekitar lima hari sebelum ditemukan. ‘’Kami dibantu tim Polda DIJ dalam mengungkap kasus ini,’’ ujarnya.

Dari hasil koordinasi itu, pihaknya mendapati bahwa Baptista merupakan korban pembunuhan atau rajapati. Diduga korban sempat diculik dan mengalami kekerasan fisik di suatu tempat sebelum kemudian dibuang di jurang Cemorosewu. ‘’Saat ini (pelaku) masih dalam proses penyelidikan oleh anggota dari Polda DIJ,’’ tuturnya.

Dari pengakuan keluarga korban, Baptista dilaporkan sudah tujuh hari meninggalkan rumah. Namun, saat membuat laporan ke polisi, mereka mengaku tidak tahu-menahu korban pergi ke mana dan dengan siapa.

Yang jelas, dengan terlacaknya identitas mayat laki-laki tersebut akan memudahkan polisi untuk menghubungi keluarga dan menyelidiki kasusnya lebih lanjut. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung. ’’Saat ini sedang dalam proses penyelidikan untuk mengetahui motif di balik kematian korban,’’ terang Rifai.

Polisi membutuhkan proses dan waktu untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Meski ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban, namun polisi belum bisa menyimpulkan penyebabnya. ’’Penyelidikan terus berlangsung,’’ ucapnya. (mgc/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close