Motor Tabrak ASG, Dua Nyawa Melayang

213
RINGSEK: Bodi belakang angkot dan motor Vario yang ringsek setelah mengalami tabrak belakang di Jalan Raya Maospati, Madiun.

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Kecelakaan yang memakan korban jiwa terjadi di Jalan Raya Maospati-Madiun Selasa malam (13/8). Dua pengendara motor tewas setelah menabrak angkutan sekolah gratis (ASG) Kota Madiun yang mogok di jalur nasional tersebut.

Pemicu kecelakaan diduga pengendara yang kaget ketika mendapati angkot berkelir kuning itu sedang menepi ke bahu jalan. Kondisi jalan yang minim lampu penerangan juga menjadi faktor lain penyebab kecelakaan maut tersebut.

Adapun dua korban tewas adalah Joko Supriyanto, 40. Warga Dukuh Balong, Desa Winong Gulun, Maospati, itu membonceng Bambang Kisworo, 46, asal Kelurahan Maospati.

Saat peristiwa itu terjadi, keduanya yang mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol AE 5628 QL didapati melaju dari arah Madiun. Mereka berencana akan ke wilayah Magetan kota.

Nahas, sesampainya di lokasi kejadian, atau persisnya di sebelah barat Mapolsek Maospati, Joko tak tahu persis jika di depannya terdapat angkot yang akan menepi. Angkutan umum yang dipakai untuk operasional transportasi sekolah gratis siswa Kota Madiun itu dikemudikan oleh Sahrom, 67, warga Desa Sukolilo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Joko tidak bisa menguasai laju motornya saat itu. Braaakkkk! Tabrakan pun tak terhindarkan. Kedua korban terpelanting. Mereka terempas ke aspal jalan hingga terjadi perdarahan hebat. ‘’Keduanya meninggal di lokasi kejadian,’’ kata Kanit Laka Lantas Polres Magetan Ipda Yudi Wiyanto.

Dia mengungkapkan, saat kejadian kondisi jalan relatif sepi dan gelap. Tidak banyak pengendara lain yang lewat. ‘’Kawasan itu memang cukup gelap ketika malam. Karena lampu penerangan jalan umumnya tidak berfungsi,’’ jelas Yudi. (fat/c1/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here