NgawiPendidikan

Monoton, Siswa Mulai Bosan, Model Pembelajaran di Rumah Dikeluhkan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Kegiatan pembelajaran di rumah selama masa pandemi Covid-19 mulai dikeluhkan sejumlah orang tua siswa. Sebab, model pembelajaran online itu dinilai kurang efektif. ‘’Anak sudah mulai bosan karena materinya monoton,’’ kata Hadi Prayitno, salah seorang wali murid, Kamis (11/6).

Dia mengungkapkan, dalam program study from home (SfH) itu, guru biasanya memberikan tugas untuk dikerjakan siswa. Model seperti itu nyaris terjadi setiap pekan. ‘’Awalnya anak mau mengerjakan, tapi lama-lama malas karena begitu-begitu saja,’’ ujarnya.

Di sisi lain, sejumlah lembaga bimbingan belajar (bimbel) di Ngawi mulai beroperasi kembali. Pun, menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker, cuci tangan, dan membatasi kapasitas ruangan. ‘’Setelah selesai belajar, ruangan juga disterilisasi,’’ kata Juli Tri Wiyanti, pemilik salah satu bimbel.

Dia menyebut, hasil evaluasi pembelajaran yang sudah dilaksanakan sekitar seminggu, banyak anak didiknya yang telah lupa materi yang sudah diajarkan oleh pihak sekolah via online. ‘’Saya melihat, pola pembelajaran di rumah hanya mengacu pada selesainya materi tanpa melihat apakah siswa sudah menguasai atau belum,’’ ujarnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close