Ngawi

Mogok Narik Ojek, Mitra Grab Off Bid

NGAWI – Pemutusan kemitraan secara masal yang menimpa puluhan driver Grab Bike di Ngawi beberapa waktu lalu, ditengarai tidak serta merta membuat geliat bisnis ojek online (ojol) setempat mati suri. Sejumlah ojol luar daerah diduga sengaja menyerbu Bumi Orek-Orek memanfaatkan situasi yang tengah terjadi.

Fenomena itu disikapi driver Grab Bike lokal melakukan aksi off bid atau tidak menerima order selama seharian penuh Senin (20/5). ‘’Tapi kami tetap pantau kondisi jalanan. Jika ada driver yang beroperasi di Ngawi, dipastikan itu berasal dari luar daerah. Dan, akan kami panggil untuk diberi peringatan,’’ ungkap Son Haji, salah seorang pengemudi ojol.

Peringatan yang dimaksud, kata dia, meminta para pengemudi oksodan dari luar daerah tersebut tidak masuk lagi ke Ngawi. Itu dilakukan bukan semata tidak ingin wilayahnya ‘’dijajah’’ ojol daerah lain. Melainkan lebih pada upaya memncegah bentrok dengan ojek konvensional. ‘’Apalagi selama ini mereka masuk ke sini tanpa permisi, tanpa komunikasi apa-apa,’’ ucapnya.

Son juga tidak menampik bahwa aksi tersebut sebagai bentuk protes kepada pihak Grab Indonesia karena melakukan pemutusan kontrak secara sepihak. ‘’Besok (hari ini, Red) sudah kembali on bid lagi, tapi kalau ketemu pengemudi dari luar daerah ya tetap kami peringatkan,’’ ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan ojol mitra Grab Bike di Ngawi bergejolak. Pemicunya, pihak perusahaan mendadak memutus kerja sama kemitraannya secara sepihak.

Dari penelusuran pihak driver, diketahui bahwa pemecatan dilakukan secara sporadis dalam dua pekan terakhir. Pun, tidak hanya pengemudi Grab Bike di Ngawi yang kena pemutusan kemitraan. Melainkan juga di Pacitan, Tulungagung, Trenggalek, dan Lumajang.

Mereka sempat menanyakan soal pemutusan kemitraan itu kepada perwakilan Grab di Madiun. Menurut pihak perusahaan, pemutusan tersebut dilakukan karena mereka telah menyalahi kode etik yang ditetapkan pihak Grab. Namun, tidak dijelaskan kode etik mana yang telah dilanggar. (tif/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close