Pengembalian Mobdin Dewan Paling Lambat 24 Agustus

62

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Mayoritas wajah anggota DPRD Kota Madiun periode 2019–2024 banyak yang baru. Tetapi, fasilitas yang mereka dapatkan adalah peninggalan anggota dewan lawas (2014–2019). Baik itu rumah dinas (rumdin) ketua DPRD, mobil dinas (mobdin) pimpinan dewan, maupun perabot atau mebeler kantor.

Sekretaris DPRD Kota Madiun Misdi mengatakan, khusus mobdin memang belum ada pengadaan baru. Dengan demikian, pimpinan dewan yang ada sekarang mempunyai kewajiban mengembalikan mobdin operasional mereka terhitung paling lambat 24 Agustus. ’’Semua harus dikembalikan,’’ katanya Rabu (21/8).

Terdapat tiga aset bergerak berupa mobdin yang sekarang dipakai oleh para pimpinan DPRD periode 2014–2019 seperti Istono, Didik Yulianto, dan Rina Haryati. Terdiri dari satu unit Honda CRV serta dua unit Toyota Innova.

Pengecualian bagi Istono. Dia masih bisa menggunakan mobdin operasional dewan. Tetapi, bukan lagi Honda CRV bernopol AE 3 BP, melainkan Toyota Innova (AE 6 BP) yang sempat dipakai oleh Didik Yulianto. Karena politikus Partai Demokrat itu berpeluang kembali duduk sebagai pimpinan DPRD periode 2019–2024.

Sementara, satu unit Toyota Innova lainnya bernopol AE 7 BP bisa dipakai oleh Armaya. Politikus Partai Perindo itu memang menjadi kandidat kuat sebagai wakil ketua DPRD periode 2019–2024. Sehingga, berhak mendapat fasilitas kendaraan operasional dari sekretariat DPRD untuk kepentingan mobilitas kerja. Sebelumnya, mobdin itu dipakai oleh Rina Haryati.

Lalu, untuk mobdin Honda CRV bakal diberikan kepada Andi Raya Bagus Miko Saputra sebagai calon ketua DPRD Kota Madiun periode 2019–2024. Selain itu, politikus PDIP tersebut berhak menempati rumdin ketua dewan di Jalan Dr Soetomo.

Misdi mengungkapkan, sebelumnya fasilitas tempat tinggal itu ditempati oleh Istono sejak 2014 lalu. Tetapi, terhitung 11 Agustus lalu rumdin tersebut sudah sepi dari aktivitas. Karena Istono sekeluarga sudah boyongan ke kediamannya di Kelurahan Kanigoro. ‘’Sejak Minggu lalu (11/8) sudah dikosongkan,’’ ujar mantan kabag administrasi pembangunan itu.

Pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan jadwal pengembalian mobil itu semata karena sudah diatur dengan UU dan untuk kepentingan teknis. Agar anggota dewan yang baru bisa langsung menggunakannya selepas dilantik pada Sabtu mendatang (24/8). ‘’Kelak, anggota dewan yang baru juga seperti itu. Mereka diminta untuk mengembalikan agar bisa digunakan oleh anggota dewan yang menggantikannya,’’ terang Misdi. (her/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here