Misteri Kematian Sulami: Polisi Intens Periksa Suami Siri

127

PONOROGO – Polisi masih menunggu hasil otopsi dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim untuk menguak misteri kematian Sulami. Diperkirakan hasil laporan tertulis itu diterima kepolisian setempat, Minggu (14/4). Sebelumnya tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Bhayangkara Kediri telah melakukan otopsi ke tubuh Sulami.

Selain itu, polisi juga telah mengirimkan sejumlah barang bukti ke Labfor Polda Jatim. Berupa pisau sepanjang 40 sentimeter, cincin yang dikenakan korban, celana dalam dan BH yang melekat di tubuh korban. Hasil kedua penyelidikan itulah yang dinantikan polisi. Sebab, dari hasil itu dapat menjadi petunjuk bagi polisi untuk mengungkap misteri tersebut. ’’Untuk sementara belum ada perkembangan,’’ kata Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko.

Maryoko mengatakan sampai saat ini Sulami telah menikah tiga kali. Supeno yang mengaku suami siri telah diperiksa. Pihaknya masih terus mendalami keterangan saksi tersebut. Pun mencari saksi yang mengetahui kapan Supeno meninggalkan rumah istri sirinya tersebut. ’’Belum ada yang mengetahui, kita upayakan agar ada saksi tambahan yang mengetahui hal itu,’’ lanjutnya.

Berdasarkan keterangan Supeno, diketahui dia meninggalkan rumah sejak sore hari. Hanya saja, berdasarkan penuturan Boyati, ibu korban yang juga menjadi saksi diketahui Supeno masih ada di rumah tersebut usai magrib. Tepatnya saat Boyati pamit kepada anaknya hendak mijat ke tetangga. ’’Dari keterangan Supeno kami peroleh informasi dia sempat ditelepon Sulami,’’ ungkapnya.

Tiga buah handphone juga turut diamankan sebagai barang bukti. Namun dari barang bukti tersebut, polisi belum mendapatkan petunjuk yang berarti. Polisi telah melacak seluruh komunikasi yang dilakukan korban. ’’Handphone kami amankan, dan masih kami dalami,’’ sambungnya.

Selain itu, Sholikin, suami kedua yang telah pisah ranjang namun belum cerai secara resmi turut diperiksa. Dari keterangan saksi tambahan tersebut, polisi juga tidak mendapat petunjuk kuat untuk mengungkap kasus tersebut. Sebab, sejak pisah ranjang sekitar 2,5 tahun lalu, Sholikin putus hubungan dengan Sulami. ’’Tidak pernah berkomunikasi lagi,’’ ucapnya.

Sementara sejumlah keganjilan dalam kejadian tersebut belum terjawab. Yakni alasan Sulami teriak minta tolong jika memang bunuh diri. Meskipun Sulami memiliki riwayat percobaan bunuh diri dua kali. Pun berpindahnya Sulami dari kamar menuju teras rumah juga belum mampu diungkap polisi. ’’Jika ada perkembangan lebih lanjut kami informasikan selanjutnya,’’ ucapnya. (mg7/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here