Madiun

Miss Peceland Ditugasi Mem-Branding Kota Madiun

Berebut Jadi yang Pertama

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kandidat peraih perdana mahkota Miss Peceland 2019 mulai ditentukan kemarin (20/11). Belasan kontestan sudah melewati proses audisi di kantor Radar Madiun. Selanjutnya, dipilih 10 finalis untuk kemudian diadu bakat dan kemampuannya dalam menerjemahkan program Panca Karya pada 1 Desember mendatang di acara YoutFest in Peceland yang digelar di Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Madiun.

Namun, sebelum itu mereka yang masuk finalis Miss Peceland bakal lebih dulu menjalani karantina lepas. Kontestan yang mayoritas pelajar tersebut terlebih dahulu akan diberi pelatihan beauty class. Proses itu dimulai 26–27 November 2019.

Salah seorang juri Miss Peceland Irvan Arga Wijaya menilai ajang ini berpotensi mengangkat citra Kota Madiun di level nasional. Karena itu, dia menyatakan yang dinilai bukan sekadar good looking. Tapi, juga harus cerdas, pintar, dan mampu berorganisasi. ‘’Ini bisa membantu mem-branding nama Kota Madiun di kancah nasional, bahkan internasional,’’ ujar pria yang juga CEO Srikandi Indonesia (Miss Global Indonesia) tersebut.

Ragowo Ade Kurniawan yang juga ditunjuk sebagai juri mengatakan bahwa pemilihan Miss Peceland adalah gebrakan baru. Karena yang dijadikan tolok ukur bukan duta wisata. Tapi, lebih global. Seperti halnya beauty pageant. ‘’Ini batu loncatan pertama untuk meraih sesuatu yang lebih besar lagi di tahun depan. Harapannya pemkot lebih peka dan konsisten untuk mewadahi generasi muda Madiun dengan diadakannya acara YouthFest seperti ini,’’ terang direktur Solo Batik Carnival itu.

Wali Kota Madiun Maidi yang kemarin sempat meninjau sekaligus memberikan pengarahan kepada para kontestan Miss Peceland begitu antusias. Dia optimistis para finalis merupakan paket lengkap. Karena finalis yang terpilih nantinya bakal mengemban tugas untuk mem-branding Kota Madiun hingga level nasional. ‘’Paling tidak dua tiga tahun bisa go international. Tapi, yang jelas lokal kami perkuat dulu. Terkait konsepnya, yang jelas beda dari yang lain,’’ ungkap pejabat asal Magetan itu. (mgd/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close