Miris, Penderita AIDS Bertambah Puluhan Orang!

30

MADIUN – Hingga bulan ketiga, jumlah orang penderita HIV/AIDS (ODHA) bertambah 35 penderita. Menggelembungkan data akumulatif dari 682 menjadi 717 penderita tercatat sejak sejak 2002 hingga Maret 2019. ‘’438 HIV, 279 AIDS,’’ jelas Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Madiun Agrim Churnia.

Dari 717 penderita, sebut Agrim, didominasi kalangan ibu rumah tangga (IRT) sebanyak 156 penderita. Melampaui penderita dari pekerja seks komersil (PSK) sebanyak 92 penderita. ‘’Penularannya bisa karena suaminya menjadi pelanggan PSK,’’ katanya.

Rasio penularan dari pelanggan PSK berkisar 17,15 persen. Menempati urutan kedua setelah penularan dari hubungan heteroseksual dengan rasio 37,52 persen. Artinya, tingginya penderita di kalangan IRT bisa disebabkan dua faktor. ‘’Kalau tidak ditularkan dari suami, bisa juga yang bersangkutan nyambi PSK,’’ terangnya.

Agrim menyebut fenomena itu banyak dijumpai. Sehingga penularannya semakin cepat. Ironisnya, banyak tertularkan dari luar daerah. Ada yang tertular ketika bekerja di luar kabupaten. Proteksi saja tidak cukup. KPAD Kabupaten Madiun perlu bersinergi dengan daerah lain. ‘’Ini karena mobilitas. Penanganannya tak seperti DBD yang ketika di-fogging bisa berkurang,’’ tukasnya.

KPAD tetap melakukan voluntary counselling and testing (VCT) ke tempat rawan penularan. Bagaimana pun, PSK menjadi subyek dengan risiko penularan paling rawan. Juga, ke sekitaran tempat tinggal ODHA. ‘’Penyebaran HIV/AIDS itu seperti fenomena gunung es,’’ katanya. (fat/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here