Mira Terguling, 5 Penumpang Terluka

2960

NGAWI – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) kembali terjadi di aspalan Bumi Orek-Orek. Kemarin (17/12) pukul 04.00, bus Mira nopol S 7279 US terguling di Km 09-10 Jalan Raya Ngawi-Mantingan masuk Desa Gemarang, Kedunggalar. Akibat kejadian itu, lima penumpang bus mengalami luka-luka.’’Sopir bus menghindari pemotor yang terjatuh,’’ kata Kanit Laka Polres Ngawi Ipda Cipto Utoyo.

Adalah Suparyono, 48, warga Desa Dawuhan, Trenggalek, sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) tersebut. Suparyono mengemudikan busnya dari arah timur, mengangkut sejumlah penumpang. Arus lalu lintas yang semula aman-aman saja berubah nahas ketika melintas di Km 09-10 Jalan Raya Ngawi-Mantingan. Di lokasi yang masuk Desa Gemarang, Kedunggalar, itu, bus yang dikemudikan Suparyono menghantam sebuah jembatan. Jembatan rusak, kepala bus ringsek seketika. ’’Sopir bus banting setir ke kiri, menghindari pemotor yang jatuh dari barat,’’ terang Cipto.

Hasil pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), sopir bus nekat buang setir ke arah kiri lantaran menghindari seorang pemotor yang terjatuh dari arah berlawanan. Cipto mengatakan, jarak antara bus dengan pemotor yang jatuh sudah kelewat dekat. Supaya tidak melindas pemotor yang tersungkur di tengah itu, sopir bus refleks menghindar dan banting setir ke arah selatan badan jalan. Selain kepala bus ringsek dan jembatan hancur, lima penumpang mengalami luka-luka. ’’Kalau tidak begitu, habis itu si pemotor yang jatuh. Terlindas bus,’’ ucapnya.

Salah satu korban adalah kernet bus Mira, Aditya Bagas, 24, asal Desa Ngasrep, Ngemplak, Boyolali, yang mengalami luka robek pada kaki dan tangannya (selengkapnya lihat grafis).

Sementara, pemotor yang jatuh adalah Arif Salafudin, 24, asal Desa Lanjan, Somowono, Semarang. Arif mengendarai Honda Beat nopol H 3315 AFC dari arah barat. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun aparat kepolisian, Arif saat itu hendak mendahului mobil di depannya. Namun, lantaran kurang memperhatikan arus lalu lintas, motor yang dikendarainya beresenggolan dengan mobil yang hendak didahuluinya. Arif jatuh tersungkur di aspalan akibat serempetan tersebut. ’’Di waktu yang bersamaan itu, dari timur melaju bus Mira. Untuk menghindari melindas korban, akhirnya bus banting setir,’’ papar Cipto.

Identitas mobil yang bersenggolan dengan Arif belum diketahui. Polisi masih mendalami kasus tersebut. Motor Honda Beat kelir hitam dan bus Mira diamankan di pos laka terdekat sebagai barang bukti. Sementara, kelima korban akibat laka lantas tersebut dibawa ke puskesmas dan rumah sakit setempat untuk mendapatkan penanganan medis. ’’Pemotor mengalami luka ringan,’’ pungkasnya. (mg8/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here