Metode Sainte Lague Untungkan Parpol Besar

95

PACITAN – Partai Demokrat diperkirakan bakal meraup kursi lebih banyak dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Pasalnya, dalam kontestasi kali ini partai politik (parpol) berstatus pemain kandang bakal diuntungkan dengan metode penghitungan dan penetapan jumlah kursi sainte lague. ‘’Intinya, partai besar di suatu wilayah diuntungkan,’’ kata Sekretaris DPC Partai Demokrat Pacitan Ronny Wahyono kemarin (22/1).

Ronny menilai metode penghitungan sainte lague lebih proporsional. Partai-partai dengan perolehan suara banyak dipastikan bakal mendapatkan jatah kursi banyak pula. Sedangkan, dalam sistem  saat penghitungan sebelumnya (Pileg 2014) dianggap cenderung ke pemerataan jatah kursi. ‘’Dulu partai kecil diuntungkan, sekarang partai besar yang diuntungkan,’’ ujarnya.

Apakah metode tersebut cocok untuk Partai Demokrat yang dominan di Pacitan? Menurut Ronny, tergantung kekuatan partai di setiap daerah pemilihan (dapil). Sesuai perolehan suara tingkat nasional, PDIP yang diuntungkan. Sedangkan di tingkat provinsi PKB. Kondisi tersebut juga berlaku di Pacitan untuk Partai Demokrat. ‘’Karena perolehan suaranya terbanyak,’’ ungkapnya.

Dia mencontohkan, dengan jumlah suara yang sama, jatah kursi dari dapil Tulakan-Kebonagung meningkat jadi lima kursi (2019) dari sebelumnya empat kursi (2014). Sayangnya, Ronny belum bisa membeberkan detail itung-itungannya. ‘’Harus dijelaskan detail dengan angka-angka,’’ kilahnya.

Dengan kondisi tersebut, Ronny mematok target tinggi dalam perebutan kursi DPRD Pacitan pada Pileg 2019. Jika sebelumnya 14 kursi, targetnya naik jadi 20 kursi. Tidak hanya akibat perubahan metode penghitungan dan penetapan kursi, penyebab lainnya penambahan jatah anggota dewan sebanyak lima kursi. ‘’Dulunya Pileg 2014 sebanyak 40 kursi, Pileg 2019 jadi 45 kursi,’’ jelasnya.

Sementara perubahan nomor dapil V Kecamatan Kebonagung dan Tulakan menjadi dapil IV, pun Kecamatan Ngadirojo dan Sudimoro jadi dapil V, disebut tidak berpengaruh banyak. Alasannya, pemilih tidak fokus pada nomor dapil. Menurut Ronny, mereka tetap memperhatikan dapilnya. ‘’Nomor dapil tidak masalah karena kecamatannya juga sama,’’ terangnya. (odi/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here