Menyeberang, Nyawa Somiran Melayang

135

DOLOPO – Ini peringatan dan pelajaran untuk para pengguna jalan. Hati-hatilah jika menyeberang. Jangan sampai nahas yang menimpa Somiran, 66, kemarin pagi (18/10) terulang. Motor Honda Revo nopol AE 3053 FK yang dikendarainya tertabrak bus pariwisata Djoko Wilis nopol S 7389 UM di Jalan Raya Madiun-Ponorogo masuk Desa Bangunsari, Dolopo.

Warga Desa Candimulyo, Dolopo, itu langsung tewas di lokasi kejadian. Sedangkan puluhan penumpang bus rombongan study tour salah satu SDN di Ponorogo selamat. Juga sopir bus, Atim, 50, warga Desa/Kecamatan Pulung, tidak terluka sedikit pun. ‘’Bus dari Ponorogo akan ke Karanganyar, Jawa Tengah,’’ kata Kanitlaka Satlantas Polres Madiun Ipda Nanang Cahyono.

Insiden yang merenggut nyawa itu terjadi sekitar pukul 05.30. Detik-detik kecelakaan lalu lintas itu  terekam kamera CCTV di rumah warga setempat. Dari rekaman CCTV, terlihat Somiran mengenakan jaket warna hitam dan helm hitam di depan sebuah warung di barat jalan. Posisi motornya ke arah timur. Selang tiga detik kemudian dia menyeberang ke arah selatan.

Bus Djoko Wilis datang dari arah berlawanan. Bus warna merah itu menabrak motor Somiran hingga terpental sekitar 10 meter. Bus akhirnya berhenti di lajur sisi timur markah. Motor berada tepat di bawah bagian depan bus. Dua meter di depannya, Somiran tergeletak di tengah jalan dengan posisi telungkup dan helm masih di kepalanya.

Warga yang mengetahui laka lantas itu langsung menghubungi polisi jaga Pos Sekelip. Sedangkan Somiran yang telah meregang nyawa dibawa ke kamar jenazah RSUD Dolopo. Bus yang kaca depannya retak dan motor ringsek diamankan di Pos Sekelip. ‘’Kami belum monitor, pulang ke Ponorogo atau tetap ke Karanganyar dengan bus lain,’’ kata Nanang ketika ditanya nasib rombongan wisata itu.

Dia juga belum bisa memastikan status laka lantas tersebut. Pun enggan menduga-duga bus atau motor yang posisinya tidak menguntungkan. Mengingat motor dalam posisi menyeberang bersamaan bus yang melaju. Pun bus diketahui berhenti di jalur arah sebaliknya dengan markah lurus.

Hingga kemarin siang laporan hasil penanganan laka lantas masih di Pos Sekelip. Penyidik unit laka pun belum memintai keterangan para saksi. Seperti sopir dan sejumlah penumpang. ‘’Apakah yang kurang hati-hati itu bus atau pengendara motor saat menyeberang, belum diketahui’’ tandasnya. (cor/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here