Menjelajah Kalimantan

88

BERSENJATAKAN kamera, Ami Pennie telah melanglang buana dengan jepretannya. Perempuan 30 tahun ini menjadi salah satu fotografer cewek andalan Bumi Orek-Orek. Bermula dari mengabadikan momen ke sebingkai foto, predikat fotografer profesional kini melekat kepadanya. ’’Sekarang saya dapat job di Bandung,’’ kata Ami saat dihubungi via telepon kemarin (9/2).

Sejumlah job memotret telah dirampungkannya. Mulai foto prewedding sampai foto produk. Dari dalam hingga luar pulau Jawa. Salah satu pengalaman yang melekat di benaknya adalah saat menyambangi hutan pedalaman di Kalimantan. Perempuan asal Dusun Ketanggi Kidul, Desa Kartoharjo, Ngawi, ini mendapat pengalaman tak terlupakan. ‘’Diminta foto dari BOSF (Borneo Orangutan Survival Foundation, Red),’’ kenangnya.

Sepasang kaki Ami menapaki tanah hutan belantara. Dia memasuki kawasan yang benar-benar ekstrem. Kendati demikian, matanya tak henti jelalatan mencari orang utan. Sesaat setelah menemukan primata berbulu lebat itu, kamera seketika dia bidikkan. Tak jarang, semak belukar mesti diterjangnya demi mendapat sudut pandang yang tepat. ’’Jadi tahu secara langsung kondisi kelestarian orang utan di sana,’’ ujar Ami.

Ami tidak hanya mendapatkan foto orang utan. Dari pengalaman itu dia banyak belajar dari dunia luar. Ternyata di hutan pedalaman Kalimantan terdapat sebuah tempat untuk pelestarian orang utan. Sebuah tempat yang bertujuan mengembalikan perilaku mamalia tersebut senatural mungkin. ’’Di sana terdapat tempat penyelamatan orang utan. Sebisa mungkin orang utan dikondisikan untuk tidak berhubungan langsung dengan manusia,’’ paparnya.

Tidak sembarangan orang mampu mendapatkan pengalaman seperti Ami saat masuk belantara memotret orang utan. Kendati begitu, fotografer satu ini mengaku lebih suka memfoto model berkonsep. Baginya, kunci menjadi seorang fotografer adalah bagaimana mengontrol mood. ’’Kalau pas motret kondisi tidak mood, biasanya saya berhenti sebentar. Ngobrol dan bercanda dengan modelnya biar mood baik lagi, supaya dapat inspirasi,’’ kata fotografer dengan pegangan Canon 6D itu. (mg8/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here