Membangun Madiun Kota Pendekar

78

MEWUJUDKAN pemerintahan baik dan bersih (good and clean governance) berwibawa menuju masyarakat sejahtera menjadi arah kebijakan utama Pemkot Madiun. Dalam menerapkan good governance, Wali Kota Madiun Maidi menggunakan pemetaan atau disebut general mapping yang mencakup sejumlah pilar fungsi pemerintah dan karakteristik.

Maidi menyampaikan pilar fungsi pemerintah yang dimaksud itu adalah membangun konstruksi, mengoperasionalkan layanan, pemeliharaan ekonomi lokal, dan pemerintahan.

Artinya, dalam mewujudkan good governance itu, pemerintah membangun infrastruktur dan fasilitas seperti sekolah, serta menjadi  operator layanan. Selain itu, pemerintah sebagai pemelihara ekonomi lokal, sekaligus sebagai sebuah entitas yang menunjukkan kinerja tata kelola yang baik. ’’Pendidikan dan ekonomi sangat penting untuk menguatkan kapasitas SDM warga Kota Madiun,’’ katanya.

Untuk melengkapi mapping tersebut, lanjutnya, terdapat beberapa karakteristik yang dibutuhkan untuk mewujudkan good and clean governance. Yakni cepat, kebersamaan, sinergi eksternal, dan sistematis.

Menurutnya, cepat memberikan makna bahwa, pemkota dalam melakukan sesuatu harus secepat mungkin. Terutama dalam hal pelayanan publik. Kebersamaan menjadi penting karena pemkot sebagai katalis dalam membangun fasilitas dan sarana umum. Dan secara mendasar, pemerintah juga membangun peluang terhadap sinergi eksternal dan sistematis.

Lebih lanjut disampaikannya, untuk semakin memperkuat good and clean governance, pemkot harus menekankan pada pentingnya penerapan misi. Selan itu, penting ditekankan adanya ciri-ciri kepemimpinan yang ditanamkan menjadi prioritas. Dan itu tergantung pada konteks lokal. Sebagai contoh di Kota Madiun, bahwa membangun sinergi menjadi hal yang penting. ‘’Perlu ada peran dari masyarakat dan seluruh stakeholder lainnya dalam membangun kota,’’ terang Maidi. (her/adv/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here