NgawiPeristiwa

Mbah Setu Ditemukan Tewas Penuh Luka

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Setu, 77, warga Dusun Paron, Jambangan, Paron, ditemukan tewas dengan tubuh penuh luka. Wajahnya rusak serta memar pada bagian kaki dan tangan. Kendati demikian, polisi meyakini tidak ada yang janggal atas kematian petani itu. ‘’Dipastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan seperti benda tumpul,’’ kata Paur Humas Polres Ngawi Ipda Sapto Sumargono Minggu (13/10).

Setu ditemukan tidak bernyawa di area persawahan tempat tinggalnya Jumat siang (11/10). Orang pertama yang mengetahui Tumiran, 70, warga setempat. Sebelumnya dia diminta datang membantu angkut gabah setelah salat Jumat. Namun, setibanyaa di lokasi, Setu ditemukan tergeletak di dekat tumpukan gabah.  ‘’Saksi (Tumiran, Red) langsung berteriak minta tolong dan petani lainnya berdatangan,’’ ujarnya.

Sapto mengungkapkan, korban ditemukan dalam posisi tengkurap. Hidung dan mulutnya berdarah. Satu giginya tanggal. Lutut kanan-kiri, tangan kanan, dan dahi babras. Sedangkan kulit punggung hingga kakinya terkelupas. ‘’Kami panggil petugas medis (Puskesmas Paron, Red) untuk memeriksa tubuh korban,’’ tuturnya.

Dia menyebut, hasil pemeriksaan luar petugas medis tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Ihwal munculnya luka, korban diduga terjatuh sebelum tewas. Tubuhnya membentur tanah dengan cukup keras. Di sisi lain, korban diketahui punya riwayat penyakit stroke dan darah tinggi. Penyakit tersebut diduga kambuh. Apalagi cuaca panas dan memanen padi sendirian. ‘’Murni kecelakaan,’’ katanya.

Keluarga menerima kematian Setu sebagai musibah. Jasadnya dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat. ‘’Kami serahkan ke keluarga,’’ ujarnya. (gen/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close