Mayat di Bengawan Siswa MTsN 5 Mejayan

482

NGAWI – Identitas mayat terapung di Bengawan Madiun masuk Dusun Ngadipait, Desa Banget, Kwadungan pada Senin petang (25/3) akhirnya terkuak. Jasad itu adalah Ridho Cahyo, 14, siswa MTsN 5 Mejayan, Kabupaten Madiun.

‘’Penemuan berawal saat seorang warga melihat korban terapung di TKP (tempat kejadian perkara, Red),’’ kata Kapolsek Kwadungan Iptu Hari Joko, Selasa (26/3).

Sebelumnya sempat beredar kabar Ridho terlibat perkelahian dengan beberapa sebayanya di kawasan Mejayan. Warga Desa/Kecamatan Mejayan, itu diduga kabur dari perkelahian tersebut, namun malah tercebur sungai. ‘’Tentang itu masih dalam lidik,’’ ujar Hari.

Saat ditemukan, posisi Ridho terlentang dengan lengan kiri-kanan membentang di samping badan. Warga lantas melaporkan temuan tersebut ke Polsek Kwadungan. ‘’Korban berhasil dievakuasi malam hari setelah tersangkut di sungai masuk Desa Banget,’’ katanya.

Jasad Ridho yang saat itu tanpa dilengkapi identitas segera dibawa ke puskesmas terdekat. Kaus bertuliskan SDN Mejayan 1 yang dikenakan menjadi petunjuk aparat kepolisian mengungkap identitasnya.

‘’Hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Luka di bagian kepala diperkirakan karena benturan,’’ imbuh kapolsek.

Diperkirakan Ridho telah meninggal dan hanyut sekitar tiga hari sebelum akhirnya ditemukan Senin petang. ‘’Keterangan pihak keluarga, korban sudah meninggalkan rumah sejak Sabtu (23/3),’’ pungkas Hari. (den/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here