Madiun

Materi Putusan Korupsi TPA Winongo Belum Siap

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Materi putusan perkara korupsi TPA Winongo belum siap. Sidang putusan yang sedianya digelar Rabu (8/7) akhirnya ditunda. Dijadwalkan ulang pada pekan depan dengan pelaksanaan secara virtual.

Di mana JPU, hakim, penasihat hukum, dan panitera berada di Pengadilan Tipikor Surabaya. Sementara terdakwa di Rutan Kejaksaan Tinggi. ‘’Ditunda satu minggu. Itu kewenangan dari majelis hakim,’’ kata Kasi Pidsus Kejari Kota Madiun Toni Wibisono.

Atas putusan dari majelis hakim nantinya, pihak jaksa maupun terdakwa dapat langsung menerima. Atau, melakukan upaya hukum lanjutan. Heri Murtono (mantan Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah DLH Kota Madiun) didakwa hukuman lima tahun penjara. JPU memandang terdakwa menyalahi wewenang jabatan bersama Suhartono dan Putut Wasono. Taksiran kerugian negara dari perkara rasuah 2017-2019 di TPA Winongo itu sebesar Rp 202,6 juta.

JPU memandang perbuatan melawan hukum itu menguntungkan terdakwa Suhartono dan Putut Wasono. Perinciannya, Rp 131,2 juta untuk Suhartono dan Putut Wasono. Lalu, Rp 71,3 juta untuk Putut Wasono dan empat orang lainnya. Keduanya didakwa pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Kejari Kota Madiun Musnahkan Narkotika

Kejari Kota Madiun bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) melakukan pemusnahan barang bukti (BB) perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Pemusnahan di halaman kantor Kejari Kota Madiun Kamis (9/7). Pemusnahan BB menyongsong Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60 ini meliputi ganja, sabu, dan obat terlarang lainnya. ‘’BB yang dimusnahkan sudah inkracht atau berkekuatan hukum tetap,’’ kata Kepala Kejari Joko Susanto.

Wahyudiono, kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Kota Madiun, memerinci BB yang dimusnahkan meliputi 130,77 gram sabu-sabu, 1.500 butir obat terlarang, dan 253 gram ganja.  Hasil sitaan dari 30 terpidana dalam rentang perkara mulai pertengahan 2019 hingga akhir Mei 2020. ‘’Ini tindak lanjut tugas sebagai pelaksana putusan pengadilan,’’ ujarnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close