Masyarakat Kota Madiun Dukung TNI dan Polri Tolak Aksi Kerusuhan

56
SATU SUARA: Polri, TNI, pemkot, tokoh agama, perwakilan parpol, anggota DPRD, dan seluruh masyarakat Kota Madiun mendeklarasikan gerakan anti kerusuhan di arena CFD, Minggu (16/6).

MADIUN – Penolakan terhadap segala bentuk aksi kerusuhan menggema di seluruh penjuru Tanah Air. Tanpa kecuali di Kota Madiun. Pada Minggu (16/6) pagi, pemkot, TNI, Polres Madiun Kota, Bawaslu, KPU, perwakilan partai politik (parpol) bersama dengan seluruh tokoh agama dan masyarakat mendeklarasikan gerakan anti-kerusuhan.

Kegiatan yang digelar di arena car free day (CFD) itu mengundang antusiasme warga. Mereka tak sungkan untuk mengikuti rangkaian acara yang dikemas dalam senam bersama dan dihibur dangdut lokal tersebut.

Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu menegaskan, penolakan terhadap aksi kerusuhan dapat menjaga kondusivitas wilayah, keamanan dan kenyamanan masyarakat. ‘’Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban yang ada di Kota Madiun,’’ katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Istono. Dia menyerukan agar masyarakat menolak segala bentuk aksi kerusuhan. Karena itu bisa mengganggu stabilitas keamanan bangsa. ‘’Jadi, kalau ada isu atau mendengar informasi akan adanya tindakan kerusuhan segera laporkan ke petugas. Jangan sampai situasi aman dan nyaman di Kota Madiun ini menjadi tidak kondusif hanya karena persoalan sekecil apapun,’’ ungkapnya.

Penolakan terhadap segala bentuk aksi kerusuhan juga datang dari Danyonif Para Raider 501/Bajra Yudha Letkol Inf Risa Pudji Setiawan. ‘’Masyarakat harus berpikir positif bahwa situasi damai dan kondusif adalah bagian dari tujuan utama dalam hidup berdemokrasi,’’ terangnya.

Sementara itu, Kasdim 0803 Madiun Mayor Arm Mulyadi mengajak masyarakat untuk bersikap arif dan bijaksana dalam menyikapi jalannya demokrasi. ‘’Mari bersama menolak keras upaya-upaya kerusuhan yang dapat mengganggu ketentraman dan keamanan bangsa kita,’’ tegasnya.

Di pihak lain, Ketua MUI Kota Madiun Sutoyo juga mengajak masyarakat untuk tidak mengambil langkah kekerasan, kerusuhan dan anarkisme dalam berdemokrasi. ‘’Tunjukkan sikap akhlakul karimah. Kota Madiun adalah wilayah yang sudah aman dan kondusif. Melalui akhlakul karimah, mari tunjukkan Kota Madiun ini masyarakatnya berakhlak dan anti kekerasan,’’ pesannya. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here