Marketing Diler Tilap Duit Belasan Pembeli

325

NGAWI – Eka Oktavia alias Vivi yang sempat gelap mata akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Itu terjadi setelah staf marketing diler MPM Ngawi tersebut diduga melakukan penipuan. Belasan pembeli motor dikibuli perempuan 29 tahun asal Desa Klitik, Geneng, ini. ‘’Pada 6 Maret lalu tersangka menyerahkan diri ke polres,’’ kata Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Muh. Indra Nadjib kemarin (13/3).

Kendati demikian, korps baju cokelat masih terus menelisik sepak terjang perempuan tersebut. Polisi mencatat sedikitnya enam laporan penipuan yang dilakukan Vivi. Jumlah laporan itu muncul sejak akhir Februari lalu. ‘’Selain itu (enam laporan, Red), ada delapan korban lagi yang kami datakan,’’ ungkap Indra.

Dari ulah tipu-tipu itu, Vivi diduga telah menilap uang ratusan juta rupiah. Kepada penyidik, kata Indra, tersangka mengaku duit hasil penggelapan digunakan untuk kepentingan pribadi. ‘’Setelah menyerahkan diri, hari itu juga tersangka kami tahan,’’ ujar Indra.

Dengan bakat marketing yang dimiliki, Vivi menyasar calon pembeli yang datang ke diler di Jalan Raya Ngawi-Solo masuk Desa Grudo, Ngawi, itu. Pandai bersilat lidah, umpan yang dipasang termakan korban-korbannya. ‘’Modusnya, tersangka mengarahkan calon pembeli untuk bertransaksi metode cash tempo. Tapi, tersangka tidak membayarkan semua uang muka dari pembeli atau mentransaksikan pembelian kredit,’’ jelas Indra.

Vivi kini mendekam di ruang tahanan Mapolres Ngawi akibat ulah tipu-tipunya. Polisi menjerat tersangka dengan pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Ancaman hukuman maksimal empat tahun telah menantinya. ‘’Tersangka masih terus kami periksa secara intensif terkait tindak pidana tipu-gelap yang dilakukan,’’ pungkas perwira dengan tiga balok di pundak itu. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here