Marak Beredar, Satpol PP Amankan Jamu Dioplos Arjo

44

MADIUN – Belasan liter miras berbagai jenis diamankan petugas Satpol PP Kota Madiun pada Rabu (15/5) malam lalu. Miras yang dikemas dalam botol kemasan air mineral tersebut menjadi sasaran dalam razia penyakit masyarakat (pekat). Target razia tersebut yakni di sejumlah lokasi di Kecamatan Manguharjo.

Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kota Madiun Agus Wuryanto mengatakan, di bulan Ramadan ini, pihaknya memang mengintensifkan pelaksanaan razia pekat. Hal ini dimaksudkan agar tak ada lagi miras yang beredar di Kota Madiun saat puasa. ’’Kami bersama dengan anggota rutin keliling,’’ katanya kemarin (16/5).

Dalam razia pekat tersebut, didapati sekitar 19,5 liter miras arjo yang dikemas dalam botol bekas air mineral dari dua pelaku yang berbeda. Pertama, di Jalan Merpati, Gang Cucakrowo petugas mengamankan enam botol miras putihan di rumah Har.

Korps penegak perda juga berhasil menyita 13 botol miras arjo dari tangan Wah yang beralamat di sebelah selatan Alun-Alun Kota Madiun atau di Jalan Kolonel Mahardi. Belasan botol isi arak jowo itu diamankan dari gerobak Wah. Dia mengaku miras itu dipakai untuk campuran jamu. ‘’Barang bukti kami amankan,’’ kata Agus.

Para pelaku tersebut disebut telah melanggar Perwal 3/2019 dan Perda 8/2011 tentang pengendalian minuman beralkohol (minol). Hukuman kurungan penjara maksimal lima bulan dan denda paling banyak Rp 5 juta.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Agus menyatakan selain melakukan pembinaan dan penyitaan barang bukti, pihaknya juga mempidanakan salah satu pelaku. ‘’Para penjual miras itu dikenai sanksi tipiring,’’ terangnya.

Dengan tindakannya ini, pihaknya berharap bisa membuat penyedia dan pengedar miras di Kota Madiun jera. Penertiban ini akan terus dilaksankan. Untuk mewujudkan Kota Madiun tertib dan aman. (her/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here