AdvertorialMadiun

Manfaatkan Biogas Heater Kandang Ayam

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun- Tiga Dosen yang merupakan gabungan dari dua universitas yakni Kuntang Winangun, S. Pd., M.Pd dari Prodi Teknik Mesin dan Ghulam Asrofi Buntoro, S.T., M. Eng dari Prodi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Ponorogo serta Indah Puspitasari Prodi Mesin Otomotif  dari Universitas Politeknik Negeri Madiun melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. “Kegaitan ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang merupakan program hibah  dari Kemenristekdikti tahun 2019”. ujar ketua Tim PKM Kuntang Winangun.

Lebih lanjut Kuntang menjelaskan, bentuk pengabdian tim PKM tersebut berupa pembuatan biogas dari kotoran sapi untuk pemanas kandang ayam jowo super. kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Mojomanis Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi selama enam bulan terhitung mulai April hingga September. Kegiatan tersebut menyasar kelompok tani “karya tani” menaungi bidang pertanian dan perkebunan, peternakan, perikanan Di bidang peternakan lebih focus pada ternak sapi, karena banyak masyarakatnya yang ternak sapi sudah dari dulu. “Rata-rata per kepala keluarga atau per rumah memiliki 1-4 ekor sapi,” urainya.

biasanya warga memanfaatkan kotoran sapi untuk pupuk di sawah, ada pula yang dijual seharga Rp 70.000 per truk. Untuk mendapatkan kotoran sapi satu truk membutuhkan sebulan, artinya tidak relevan dengan harga jual kotoran sapi. Belum banyak yang mengetahui pemanfaatan kotoran sapi untuk biogas. Terlebih masyarakat desa Mojomanis banyak ternak sapi dan ayam, ini dapat diintegrasikan dengan memanfaatkan biogas. Satu sisi kotoran sapi menjadi limbah yang tidak dimanfaatkan, satu sisi ternak ayam membutuhkan pemanas untuk penghangat kandang. Peluang inilah yang akirnya dilirik Tim PKM sebvagai bahanm pengabdian. ” Dalam kegiatan ini mitra sangat antusias,” ungkapnya.

Adapun kegiatan yang dilakukan Tim PKM antara lain Pembuatan saluran biogas dan digester. Pembuatan digester ini digunakan untuk mengolah limbah ternak menjadi biogas. Setelah itu membuat alat pemanas kandang ayam jowo super. Selain dimanfaatkan untuk memasak sehari-hari, biogas juga dimanfaatkan untuk menunjang ternak ayam agar lebih efektif dan efisien.”Kami juga mensosialisasikan kepada masyarakat dengan mengolah kotoran sapi menjadi biogas yang bermanfaat untuk menunjang ternak ayam,” urainya.

Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mitra, masyarakat, mahasiswa maupun dosen pelaksana kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Bagi masyarakat kegiatan seperti ini merupakan wujud nyata dunia pendidikan untuk melakukan proses interaksi dengan masyarakat dalam kegiatan nyata dan bermanfaat secara langsung, bagi mahasiswa kegiatan ini merupakan wujud implementasi ilmu yang mereka dapatkan ketika kuliah sehingga dapat mengetahui secara langsung keperluan masyarakat di suatu daerah. “Sedangkan bagi pengabdi kegiatan ini sangat berguna dalam meningkatkan suatu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya yaitu pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya. (afi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close