Maling Blocking Piece Berbekal Kunci Inggris

150

NGAWI – Kepepet persoalan ekonomi benar-benar membuat Warsito jeli. Aksi pencurian yang dilakukannya benar-benar mencolok mata. Hanya berbekal kunci Inggris, dia berhasil membubuti 36 blocking piece di Km 581 Tol Ngawi–Mantingan, masuk Desa Dawu, Paron, Ngawi.

Kesehariannya sebagai pencari rosok menjadi modal aksi nekatnya. Ayah satu anak ini hafal seluk-beluk tempat kejadian perkara (TKP) di jalan bebas hambatan yang sudah beroperasi tersebut. ‘’Saya kumpulkan dulu di bekas tempat pengeboran, lalu saya angkut pakai motor rombong,’’ katanya.

Sangkaan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan membuatnya terbayangi hukuman maksimal tujuh tahun. Kendati keuntungan yang didapat belum seberapa lantaran baru beberapa batang yang berhasil dia lepas. Hanya Rp 400 ribu yang berhasil dikantonginya dari pengepul. ‘’Saya nekat karena terdesak kebutuhan,’’ ujarnya.

Pria 35 tahun itu harus menanggung risiko meninggalkan anak-istrinya. Dinginnya jeruji penjara harus dirasakannya. Konsekuensi tindak kejahatan yang diakui baru dilakoni sekali ini. ‘’Cuma di Dawu itu saja ambilnya,’’ ungkap Warsito.

Seiring penangkapannya, polisi berhasil mengamankan puluhan pagar besi pengaman terkait. Sebagian didapati dari pengepul, sebagian disita dari rumah tersangka. Berbekal informasi dari pengepul itu pula, Unit Reskrim Polsek Paron berhasil mengembangkan penyelidikan hingga berhasil membekuk tersangka di rumahnya. ‘’Tersangka tergerak mencuri karena sering melihat blocking piece tanpa penjagaan,’’ kata Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Muh. Indra Nadjib. (mg8/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here