Makglodak Percussion Kolaborasikan Musik Modern-Tradisional

81

Makglodak Percussion sengaja memilih jalur anti-mainstream. Menonjolkan unsur perkusi, grup yang digawangi Niko Marthawhiyana dkk itu mampu menghadirkan nuansa musik etnik yang kental tanpa menolak hal-hal kekinian.

SUASANA meriah terlihat di sebuah warung Jalan Panglima Sudirman pagi itu bersamaan sekelompok pemuda berlatih musik. Mereka memainkan beragam jenis alat musik. Mulai gendang, jimbe, sape, konga, drum, bass, keyboard, hingga saxophone. Juga sejumlah instrumen gamelan,

Kolaborasi alat musik perkusi dengan karawitan itu terdengar rancak dan kental nuansa etnik. Meski begitu, beberapa lagu yang mereka mainkan bergenre pop. Di antaranya, Kala Cinta Menggoda milik Chrisye.  ‘’Ini latihan buat tampil  mengisi acara di Millenial Road Festival,’’ kata Niko Marthawhiyana, salah seorang pendiri grup musik Makglodak Percussion.

Makglodak Percussion terbentuk pada Desember 2018. Personel tetapnya berjumlah delapan orang. Mereka memiliki background musik beragam. Mulai pop, jazz, klasik, hingga etnik. ‘’Teman-teman ini pecahan dari grup musik yang berbeda-beda,’’ ujarnya.

Sejatinya, grup musik perkusi itu telah eksis sejak sembilan tahun silam dengan nama X-Treme Percussion. Namun, belakangan satu persatu personel mengundurkan diri lantaran kesibukan hingga akhirnya tersisa tiga orang.

Nah, saat Desember 2018 lalu pemkot menggelar acara bertajuk Madiun Creator, panitia meminta Okin sapaan akrab Niko Marthawhiyana- menghadirkan grup musik perkusi. ‘’Saya iyakan dan langsung ajak teman-teman untuk latihan bareng,’’ kenangnya.

Di sela-sela latihan, mereka mencari nama yang pas untuk grup musik dengan sejumlah personel baru tersebut. ‘’Lantas muncul ide Makglodak Percussion, karena sering glodakan (saat memainkan perkusi, Red). Itu juga bahasa khas Madiun,’’ ujarnya.

Saat mengisi acara Madiun Creator, Okin dkk membawakan tiga buah lagu yang disiapkan seminggu sebelumnya. Pun, perform mereka mendapat apresiasi positif penonton. ‘’Yang sulit menggabungkan nada alat musik universal dan tradisional,’’ sebutnya.

Pada acara Milenial Road Festival, mereka bakal membawakan sejumlah lagu. Termasuk lima lagu yang belum pernah disuguhkan ke publik. Yakni, Bento, Layang-Layang, Kopi Dangdut, A Jam Session, dan Kala Cinta Menggoda. ‘’Nanti juga akan mengiringi pencak silat. Ini hal baru bagi kami,’’ ujarnya. ***(isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here