 |
Ponorogo

Hasil Try Out Unas Masih Jeblok DISPENDIK WASWAS Senin, 22-02-2010 13:27:24 PONOROGO-Siswa calon peserta ujian nasional(unas) tingkat SMA/SMK di Ponorogo harus belajar lebih ekstra.Pasalnya,dalam dua kali try out hasilnya masih jeblok.Hanya sekitar 60 persen siswa yang dinyatakan lulus.''Hasil try out kedua masih kurang maksimal,'' terang Kepala Dinas Pendidikan(Dispendik)Ponorogo Dwikora Hadi Meinanda,kemarin(21/2).
Meski demikian,hasil tersebut jauh lebih bagus dibanding try out pertama.Hasil try out Januari lalu hanya terdapat 50 persen siswa yang lulus dengan grade kelulusan 5,5.''Memang sudah ada peningkatan tapi tetap saja khawatir,''katanya.
Dari beberapa mata pelajaran yang di-unaskan, matematika dan bahasa Inggris masih menjadi momok bagi siswa.Nilai mereka banyak di bawah standar.Untuk itu, pihaknya meminta sekolah memberikan pehatian khusus terkait dua mata pelajaran itu.''Kalau yang lain sudah baik,tinggal perlu peningkatan saja,''tambahnya.
Masih ada waktu sebulan lebih bagi siswa untuk menyiapkan diri menghadapi unas.Diharapkan mampu dimaksimalkan dalam belajar.''Kami yakin,60 persen itu akan berubah menjadi 100 persen saat unas nanti,'' tegasnya.
Menurutnya,sejak dulu hasil try out berbeda jauh dengan hasil unas.Sebab,soal try out dibuat para guru dengan tingkat kesulitan tinggi.''Kalau ada try out, minimal siswa sudah belajar mental menghadapi unas. Karena faktor mental itu sangat penting bagi siswa saat mengerjakan soal,''jelasnya.
Sementara itu,menghadapi unas,siswa tak hanya dituntut kesiapan materi mata pelajaran,tapi juga mental.Salah satunya dengan menggelar doa bersama.Seperti yang dilakukan sekitar 500 siswa kelas tiga SMA-SMK di Ponorogo kemarin(21/2).Zikir dan doa bersama itu dipusatkan di Masjid Agung Ponorogo.''Setelah belajar maksimal,kami harus pasrah dan memohon bantuan-Nya. Semua sekolah,SMA-SMK,kami undang,''terang Muhammad Wildan,pengurus Forum Komunikasi Pelajar Muslim (FKPM).
Kegiatan itu diawali dengan salat Dhuha dipimpin ustadz Hasan Abdullah Sahal pimpinan Ponpes Gontor Putri.Dalam tausyiahnya ustadz Hasan meminta semua siswa serius menghadapi unas.Sebab unas merupakan salah satu tahapan pendidikan yang ditentukan pemerintah.''Belajar dan berdoa itu satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan agar sukses,''jelasnya.(dhy/sad)
(mbak sri) |
|
|