PacitanSport

Main di Kandang, Perspa Ditahan Nganjuk United

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Penampilan Perspa Pacitan di Liga 3 Regional Jatim belum menjanjikan. Bermain di kandang, tim berjuluk Blue Ocean ini ditahan imbang tamunya Nganjuk United 2-2 Jumat (9/8). Di laga lanjutan grup B ini Perspa hanya meraih satu poin.

Sejak awal laga, Perspa mengambil inisiatif serangan. Bahkan, striker Edo Dwi Nurcahyo langsung menggebrak dengan golnya. Tendangan setengah voli dari luar kotak penaltinya tidak mampu dijangkau kiper Nganjuk United Rico Dimas Saputra.

Keunggulan 1-0 membuat lini pertahanan anak asuh Pratama Rohman Asmara kendur. Gencarnya serangan Nganjuk United memaksa pemain belakang Perspa melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Wasit Muhammad Luthfi Hardianto langsung menunjuk titik putih. Abdul Aziz Efendi sukses mengeksekusinya hingga skor imbang 1-1 pada menit ke-24.

Pemain Perspa tersengat. Pada menit ke-38, Edo Dwi Nurcahyo kembali menunjukkan kualitasnya. Lepas dari jebakan offside, kapten Perspa itu melepaskan tendangan keras mengoyak jala gawang lawan. Fans setia Perspa Pacitan Badboys pun girang. Keunggulan 2-1 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua, tempo permainan sedikit melambat. Nganjuk United berbalik mendikte Perspa. Berawal dari kemelut di lini pertahanan Blue Ocean, striker Nganjuk United Rizal Ade Wahyudi menaklukkan kiper Perspa Tifano Febby Afandi pada menit ke-50. Skor 2-2 bertahan hingga peluit akhir pertandingan ditiup wasit.

Pelatih Perspa Pacitan Pratama Rohman Asmara kecewa dengan hasil ini. Itu lantaran target menang dalam laga kedua ini tidak terpenuhi. Dia menyebut fisik pemain tidak bagus. Itu sangat terlihat pada babak kedua. ‘’Selain itu, kami memang menerapkan pola baru. Mungkin karena faktor adaptasi juga,’’ katanya.

Masalah tersebut bakal dievaluasinya untuk dibenahi. Dia punya waktu sekitar dua pekan sebelum bertanding melawan Persemag Magetan. Meski pernah menang melawan tim berjuluk Macan Lawu itu, dia tidak mau jemawa.  ‘’Semua lawan kami anggap sama,’’ ujarnya.

Pelatih Nganjuk United Siswanto pun kecewa. Menurut dia, pemainnya terburu-buru. Skema permainan tidak jalan. Dia pun menyesalkan buruknya penyelesaian akhir. Pasalnya, sejumlah peluang terbuang sia-sia. ‘’Kami akan benahi untuk pertandingan berikutnya,’’ tuturnya. (odi/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close