Maidi Ubah Pasar Besar Madiun Jadi Pusat Grosir

132
DAPAT MOTOR: Wali Kota Madiun Maidi saat mengambil kupon undian pasar rakyat di lantai dua PBM Selasa (13/8).

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sektor dagang di Pasar Besar Madiun (PBM) berpotensi untuk dikembangkan. Supaya jumlah kunjungan warga ke pasar tradisional itu meningkat. Untuk itu, Wali Kota Madiun Maidi menyarankan agar dinas perdagangan menggandeng tim ahli untuk melakukan kajian ekonomi PBM. ‘’Hal itu sangat penting agar kebutuhan yang diinginkan konsumen terpenuhi,’’ kata Maidi Selasa (13/8).

Selain itu, pemkot berencana melakukan studi banding ke Tanah Abang pada tahun depan untuk menata ulang konsep PBM. Maidi punya pandangan PBM bisa menjadi pusat grosir bagi pasar tradisional lain di Karesidenan Madiun. Dengan asumsi sudah ada kajian dari tim ahli terkait target market konsumen.

Di sisi lain, wacana diubahnya PBM menjadi pusat grosir juga didukung keberadaan akses jalan yang mudah. Serta ketersediaan sarana transportasi yang memadai. ’’Yang diinginkan seperti apa, yang harganya seperti apa, kan perlu kajian. Jika di pasar ini bisa memenuhi kehendak pembeli, maka pembeli pasti datang,’’ ujar Maidi.

Diungkapkannya, rata-rata pengunjung PBM saat ini sekitar 500–600 orang. Dengan adanya kajian dari tim ahli nanti, dia berharap tingkat kunjungan warga ke PBM bisa meningkat mencapai 1.000–1.500 pengunjung. Apalagi, para pembeli itu berasal dari Trenggalek, Pacitan, Ngawi, Magetan, bahkan Wonogiri. ‘’Lah, ini ke depannya kami konsep sebagai pusat grosir,’’ ungkap mantan sekda Kota Madiun tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Gaguk Hariyono menyatakan, pihaknya akan melakukan kajian terhadap kebutuhan yang diinginkan konsumen. Evaluasi juga akan dilakukan untuk menggenjot tingkat kunjungan ke pasar tradisional tersebut. ‘’Kami akan evaluasi semua kegiatan. Nanti akan kami pilih mana kegiatan yang bisa menarik massa. Di tempat ini (PBM, Red) akan ada lomba renang se-Jatim seperti perintah Pak Wali Kota. Karena kan di PBM ini dilengkapi fasilitas kolam renang,’’ terang Gaguk.

Seperti diketahui, dinas perdagangan menggelar gebyar undian pasar rakyat di lantai 2 PBM kemarin. Kegiatan itu telah menjadi agenda rutin dinas perdagangan, bertujuan meningkatkan kunjungan sekaligus mempromosikan pasar tradisional.

Gebyar undian ditujukan bagi pengunjung pasar dengan syarat membeli barang berapa pun nominalnya. Undian tidak berlaku bagi karyawan dinas maupun pedagang pasar. Adalah Dwi Susiani, warga Jalan Margobawero, Kota Madiun, yang beruntung mendapat hadiah utama satu unit sepeda motor. (her/c1/ota/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here