AdvertorialMadiun

Maidi: Semua OPD Harus Terus Berinovasi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kerja cepat dalam melayani kepentingan publik menjadi program prioritas Wali Kota Madiun Maidi selama 2019–2024. Karena itu, dia meminta masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) berpacu untuk membuat sebuah inovasi berkelanjutan.

Selama ini, diakuinya baru dispendukcapil yang berhasil menerapkan sistem pelayanan publik secara prima dan diapresiasi oleh Kemendagri dan Kementerian PAN-RB. Menurut Maidi, hal tersebut perlu menjadi contoh OPD lain. ‘’Karena saya menargetkan penilaian sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintahan (SAKIP) internal OPD itu harus A,’’ kata Maidi di sela kegiatan jumpa pers yang diselenggarakan diskominfo dengan tema Madiun Kota Melayani di Taman Hutan Kota Jumat (18/10).

Selain dispendukcapil dengan berbagai program inovasinya seperti Gajah Mada dan Lempeng Gapit, ada diskominfo yang menyajikan informasi melalui inovasi Madiun Today. Sehingga, dapat dengan mudah diakses publik.

Di samping itu, ada DPMPTSP dengan inovasi Madiun Single Submission (MASS). Serta inovasi Dopari Sakatu yang dibuat SDN 02 Mojorejo dan SIMBG oleh DPUTR. Lalu, ada dinkes dengan SIST-Bro dan E-Bundahebat.

Meski demikian, Maidi menerapkan standar tinggi dalam penyajian inovasi pelayanan publik. Misalnya ide inovasi yang dibuat harus berkorelasi dengan program Panca Karya. Tidak hanya itu, dalam proposal inovasi yang diajukan ke bagian organisasi harus dilengkapi dengan progres target sebuah program. ‘’Pola-pola semacam itu harus diperhatikan dengan baik. Dan, saya pikir teman-teman OPD sudah tune (cocok, Red) dengan pola tersebut,’’ ujar Maidi. (her/c1/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close