AdvertorialMadiun

Maidi Janjikan Atlet Pencak Silat Kota Madiun Berprestasi Jadi Pegawai Pemkot

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 14 perguruan pencak silat di Kota Madiun berikrar damai Jumat (25/9). Semua sepakat untuk menjaga kondusivitas dan kamtibmas. Selain itu, berkomitmen meningkatkan prestasi cabang olahraga (cabor) pencak silat di tingkat nasional dan internasional. ‘’Pencak silat itu budaya dan jembatan untuk meraih prestasi (olahraga). Bukan malah untuk (ajang) berbuat onar,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi.

Dia menyatakan mereka yang berbuat onar itu bukan pendekar. Namun, oknum yang tidak bertanggung jawab. ‘’Setahu saya dalam (organisasi) pencak silat diajarkan untuk tidak berbuat onar atau hal yang merugikan orang lain. Tapi, berbuat baik kepada siapa pun,’’ ujarnya.

Sebagai pucuk pimpinan tertinggi di daerah, Maidi memastikan akan memberikan pengamanan maksimal kepada warga. Pihaknya tidak akan menoleransi mereka yang berbuat rusuh di Kota Madiun. ‘’Kalau tidak kondusif, orang akan takut berkunjung ke Madiun. Saya tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi. Sehingga, semua (pasukan) akan saya kerahkan untuk mengamankan,’’ terang mantan Sekda Kota Madiun itu.

Bagi oknum pendekar yang berbuat onar, Maidi menyarankan untuk diberikan pembinaan di Bumi Perkemahan Rowo Bening dan Yonif Linud 501/BJ. Selain itu, diminta untuk mengamalkan dasa dharma. ‘’Pendekar itu tidak saling lempar batu atau melempari rumah warga. Pendekar harus bersaing dalam hal prestasi (olahraga) pencak silat,’’ tuturnya.

Karena itu, dia meminta IPSI Kota Madiun konsisten dalam mengembangkan pencak silat. Bahkan, dirinya menjanjikan reward bagi atlet pencak silat asal Kota Madiun yang berprestasi. Seperti dijadikan sebagai pegawai pemkot dan diberi bonus. ‘’Cabor pencak silat perlu segera ada pembenahan. Sebab, nama kota Pendekar menjadi pertaruhan. IPSI, KONI dan disbudparpora harus bisa meningkatkan mutu dan kualitas pembinaan (atlet pencak silat),’’ jelas Maidi.

Sementara itu, Kapolres Madiun Kota R. Bobby Aria Prakasa berkomitmen mendukung dan menegakkan aturan yang diberlakukan pemkot dalam menjaga kondusivitas wilayah. ‘’Para perguruan pencak silat perlu bertanggungjawab kepada anggotanya. Harus dievaluasi dan dilakukan pembinaan lain,’’ katanya. (her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close