Magetan Selalu Jadi Destinasi Cyclist

488

MAGETAN – Pesona Gunung Lawu tak pernah padam bagi para cyclist. Selain jalannya yang mulus, variasi rutenya asyik. Mulai flat sampai tanjakan yang aduhai. Pemandangannya juga begitu menawan.  Puluhan cyclist dari berbagai komunitas bersepeda di Madiun Raya kemarin (6/1) ramai-ramai nanjak ke Sarangan. ’’Magetan ini kaya akan venue untuk para cyclist. Rutenya cakep,’’ kata Direktur Jawa Pos Radar Madiun Aris Sudanang yang juga menjadi peserta gowes bareng awal tahun tersebut.

Puluhan cyclist kemarin start dari alun-alun Kota Madiun sekitar pukul 06.00. Selanjutnya menuju

pit stop 1 di pertigaan Kalang, Magetan. Hanya sebentar beristirahat, peloton menuju pit stop 2 di Taman Sarangan. Kali ini para cyclist harus manaklukkan tanjakan di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut. Berikutnya, mereka finis di kawasan objek wisata Telaga Sarangan. ’’Magetan selalu jadi destinasi cyclist,’’ ujar Aris yang juga cyclist Radar Madiun Cycling Club (RMCC) tersebut.

Dia menambahkan, kondisi ini seharusnya dapat ditangkap oleh Pemkab Magetan. Apalagi banyak rute yang bisa dijadikan alternatif. Bosan dengan tanjakan Sarangan, bisa ke Cemoro Sewu. Bisa juga ke Genilangit. ’’Kenapa ini tidak dimanfaatkan Magetan yang luar biasa dengan view alamnya,’’ tuturnya.

Para pehobi sepeda di kawasan Madiun Raya saja tidak bisa move on dari semua rute di Magetan. Pastinya para cyclist profesional juga akan menikmati rute tersebut. Pemkab maupun stakeholder terkait bisa mencontoh Ngawi. Berkat event gowes yang menonjolkan wisata Srambang, akhirnya saat tahun baru lalu tidak bisa menampung para wisatawan. ’’Dampaknya luar biasa. Tinggal wisata mana yang ingin ditonjolkan,’’ katanya.

Besar harapan Aris, pemkab bisa memberi kontribusi pada gelaran Karismatik Cycling Community bulan Maret mendatang. Event yang digelar Jawa Pos Radar Madiun bekerja sama dengan Pemkot Madiun itu mengambil rute Kota Madiun–Sarangan. Ada dua pilihan rute. Yakni, Ngerong ke arah kiri melintasi jalur lama. Atau, ke kanan melewati jalur baru. Keduanya memiliki keunggulan. Rute Ngerong ke kiri memang hanya sepanjang 2 kilometer, namun tanjakannya mencapai 29 persen. Sedangkan rute regular Ngerong ke kanan sepanjang 3 kilometer namun lebih landai. Selisih hanya 1 kilometer itu sudah lumayan bagi para cyclist. ’’Mungkin sebulan sebelum event akan kami putuskan rute mana yang digunakan,’’ jelasnya.

Ketua Banjarejo Road Bike (BRB) Madiun Bambang Wisono mengamini perlunya support pemkab bagi para pehobi sepeda. Magetan tak hanya memiliki wisata dan track yang luar biasa, namun aksesnya juga semakin mudah. Keberadaan jalan tol semakin memudahkan cyclist luar kota menjangkau Magetan. Apalagi, cyclist kebanyakan berasal dari luar kota. ’’Tanjakannya dapat, wisatanya juga dapat. Sarangan itu sudah mendunia,’’ katanya.

Pemkab Magetan dan Pemkot Madiun bisa bekerja sama untuk membuat event. Atau sekadar mendukung gelaran Karismatik Cycling Community. Rute yang dilewati para cyclist untuk sampai finis benar-benar manja. Ada jalan mendatar, tanjakan, turunan, dan tikungan. Komplet. Itu belum tentu didapatkan di daerah lain. ’’Hawanya juga sejuk, enak untuk nggowes biarpun menguras tenaga,’’ ujarnya.

Ketua IPSM Sony Hendarto mengatakan, meski tanjakan untuk sampai ke Sarangan ’’mematikan’’, namun nagihi. Jalannya lebar dan halus. Jaraknya dari Kota Madiun juga pas, bisa ditempuh dalam waktu tiga jam. Dibandingkan rute–rute lainnya, Sony mengaku lebih sering gowes ke Sarangan. Ada dua tanjakan yang dianggapnya begitu menyiksa. Yakni pertigaan Ngerong dan taman Sarangan. ‘’Tinggal nahan napas saja, energi sudah benar-benar habis,’’ katanya.

Meski tanjakan itu menyakitkan, namun dia masih berani mengayuh sepedanya saat pulang. Sebab, turunannya masih bisa ditoleransi. Berbeda dengan rute di Gunung Wilis, seperti daerah Bodag, Kare. Meski rute itu menuju objek wisata, namun lalu lalang kendaraan tidak begitu membahayakan. ’’Rutenya menarik. Harus dikemas dalam event supaya wisatanya juga semakin maju,’’ pungkasnya. (bel/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here