Magetan

Magetan Masih Minim Tempat Pentas Budaya

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Lokasi pentas kebudayaan di Magetan terbatas. Utamanya yang memanfaatkan cagar budaya sebagai tempat pementasannya. Karena dari 168 cagar budaya yang telah terdaftar di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, hanya Simbatan dan Sendang Kamal yang dapat dijadikan tempat penyelenggaraan event kebudayaan.

Kasi Pelestarian Cagar Budaya dan Sejarah Lokal Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Magetan Iswahjudi mengatakan bahwa dua tempat itu mempunyai halaman luas. Selain itu, kental dengan nilai sejarah. Simbatan misalnya. Tempat itu sering dipakai kirab budaya dan bersih desa di lokasi pemandian Dewi Sri tersebut. ‘’Rencana itu akan digelar tahunan juga, tiap  bulan Muharam pada Jumat Pahing,’’ jelasnya.

Sedangkan, Sendang Kamal lebih sering dipakai untuk berbagai pertunjukan seni. Bahkan, bangunan di objek itu sedang dalam proses registrasi oleh BPCB Trowulan. Selain dua cagar budaya tersebut, kata Iswahjudi, Candi Sadon di Desa Cepoko, Panekan, juga dapat dipakai sebagai penyelenggaraan event budaya. ‘’Tapi, sekarang lebih condong untuk tempat ibadah,’’ ungkapnya.

Iswahjudi berharap ada peran dari pemerintah desa (pemdes) setempat untuk memanfaatkan potensi sejumlah cagar budaya tersebut. Dengan harapan bisa ikut membantu meningkatkan perekonomian desa apabila dikelola dengan baik. ‘’Kepanitiaan ada di tangan pemdes,’’ katanya. (fat/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close